Bangun Ekonomi Sumut Bersama Bea Cukai, Ditjen Pajak dan OJK

Rabu, 10 Mei 2017 - 14:13 WIB
Bangun Ekonomi Sumut...
Bangun Ekonomi Sumut Bersama Bea Cukai, Ditjen Pajak dan OJK
A A A
JAKARTA - Setiap upaya pembangunan ekonomi daerah mempunyai tujuan utama untuk meningkatkan jumlah dan jenis peluang kerja untuk masyarakat daerah. Guna mencapai tujuan tesebut, pemerintah daerah harus membangun sinergi dengan instansi-instansi yang berkepentingan dan masyarakat untuk mengambil inisiatif pembangunan daerah.

Hal ini telah disadari oleh Bea Cukai Sumatera Utara, dengan menjalankan visi misi, tugas dan fungsi, upaya, kebijakan, serta pelayanan memajukan perekonomian di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara (Sumut).

Termasuk saat Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Utara, Iyan Rubianto menjadi pemateri dalam seminar nasional bertema “Revitalisasi Pelayanan Bea Cukai, Pajak dan Otoritas Jasa Keuangan Terhadap Percepatan Pengembangan Ekonomi Daerah,” yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sumatera Utara (USU) bekerja sama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Medan, Rabu (03/05).

Seminar nasional yang berlangsung di Aula FEB USU dan dibuka oleh Rektor USU, Profesor Runtung Sitepu ini, dihadiri para akademisi USU, para pejabat dari instansi pemerintahan terkait, ratusan mahasiswa, para pengusaha dan kalangan umum.

“Seminar ini adalah salah satu bentuk forum diskusi mengenai kesinambungan antar instansi dan mengenal lebih lagi mengenai peran instansi tersebut dalam menggerakkan perekonomian di Sumatera Utara,” tutur Runtung.

Sebagai pemateri pertama, Iyan Rubiyanto memaparkan tentang kebijakan dan pelayanan Bea Cukai yang berkaitan dengan mendorong peningkatan ekonomi Sumatera Utara. “Kegiatan Ekspor di Sumatera Utara semakin menurun sejak tahun 2012. Mengatasi hal ini, para pengusaha dapat membantu meningkatkan dan menggiatkan perekonomian Sumatera Utara, salah satunya adalah dengan membuka lahan produksi bawang dan membeli produk garmen dalam negeri,” ujar Iyan.

Disadari bersama bahwa Bea Cukai tidak dapat bergerak sendiri. Untuk itu, tetap membutuhkan sinergi dengan instansi terkait seperti Direktorat Jenderal Pajak dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Caranya adalah dengan ikut serta dalam program amnesti pajak yang bertujuan untuk memperbarui database dari wajib pajak, dan merupakan program yang diakui sebagai yang terbaik di dunia di tahun 2016, karena menghasilkan penerimaan negara sebesar Rp135 Triliun, 85% dari yang ditargetkan, yakni Rp165 Triliun.

Selain itu, bersama OJK, masyarakat Indonesia diimbau untuk menabung mengingat tingginya faktor kesenjangan ekonomi yang terjadi saat ini dampak dari rendahnya kesadaran masyarakat akan menabung.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved