Kemenkop dan UKM Fokus Benahi Koperasi

Jum'at, 12 Mei 2017 - 00:12 WIB
Kemenkop dan UKM Fokus...
Kemenkop dan UKM Fokus Benahi Koperasi
A A A
JAKARTA - Upaya Reformasi Total Koperasi yang dilakukan ‎Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam dua tahun terakhir membuahkan hasil yang menggembirakan. Tercatat, koperasi mampu menyumbang bagi Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sebesar 4,41% (2016) atau meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 1,67%.

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengatakan, pihaknya akan terus menggulirkan program reformasi total koperasi. Tiga langkah reformasi yang digencarkan Kemenkop UKM, yaitu rehabilitasi, reorientasi dan pengembangan.

"Ini sebagai buah upaya dari reformasi total koperasi. Perlu kerja sama dengan semua stakeholders gerakan koperasi, bupati, walikota, gubernur sehingga PDB bisa meningkat," ujarnya dalam keterangan resmi kemarin.

Dia melanjutkan, pembenahan koperasi ke depan lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas. Menurut dia, bila koperasi dikelola secara baik dan kredibel maka akan memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi pengurus dan anggota koperasi. Selain itu, koperasi juga membantu meningkatkan pemerataan kesempatan dan kesejahteraan di masyarakat.

"Ada 43.000 koperasi yang sudah kita bubarkan sebagai bentuk pengembangan koperasi. Dan sekarang masih ada 150.000 koperasi. 75.000 yang sehat dan 75.000 sakit. Yang sakit kita perbaiki, kalau bisa sehat bagus. Kalau tidak minggir supaya koperasi bagus sehat berkualitas supaya bisa tingkatkan PDB," jelasnya.

Puspayoga juga mengapresiasi koperasi yang sudah berkembang dan bahkan turut berperan dalam menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR). Koperasi dimaksud adalah Kospin Jasa, koperasi simpan pinjam yang berpusat di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Dia sendiri berharap koperasi lain bisa mengikuti jejak Kospin Jasa untuk dilibatkan menjadi penyalur KUR. Saat ini ada sekitar 100 lebih koperasi masih dalam tahap verifikasi.

"Pengembangan koperasi sekarang koperasi sudah ada penyalur KUR di Pekalongan dan ada ratusan koperasi yang ajukan yang masih kita verifikasi," kata Puspayoga.

Dalam kesempatan tersebut, dia menyambut positif dibentuknya Koperasi Disabilitas Inklusi Mandiri. Koperasi yang baru pertama kali berdiri di dunia ini akan menjadi induk bagi koperasi sejenis.

"Badan hukum koperasi ini akan segera dituntaskan Kemenkop dan UKM untuk membantu penyandang disabilitas di Indonesia. Kenapa harus lewat koperasi? Supaya lebih mudah 1 pintu. Koperasi itu untuk mengkoordinir para pelaku UMKM," ungkapnya.

Dalam hal ini, Dewi Motik Pramono menginisiasi pembentukan Koperasi Disabilitas Inklusi Mandiri untuk membantu penyandang disabilitas. Awal mula pemikiran ini muncul dilatarbelakangi oleh rasa keprihatinan terhadap penyandang disabilitas yang notabene memiliki keterbatasan fisik, namun cerdas dalam berpikir serta punya kemauan berusaha yang tinggi. "Kita bantu penyandang disabilitas otaknya bagus tapi fisiknya kurang. Nah ini kita niat baik," tuturnya.

Ketua Yayasan Damandiri Haryono Suyono mendorong supaya pemberdayaan penyandang disabilitas tidak hanya melalui koperasi tetapi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sehingga penyandang disabilitas bisa menjadi penggerak ekonomi mikro di pedesaan. "Maka desa di Indonesia bisa bangkit, bisa menjadi kekuatan luar bisa sehingga lembaga seperti De Mono bisa dirangkul mereka mengikuti pelatihan," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pernyataan Shadow Banking...
Pernyataan Shadow Banking Jadi Polemik, Ini Penjelasan Kemenkop UKM
Itikad Baik Pendiri...
Itikad Baik Pendiri Jadi Solusi Penuntasan Persoalan Koperasi Indosurya
Ditawari Modal Koperasi...
Ditawari Modal Koperasi Rp2 Miliar, Peternak Sapi di Lampung Happy
Bantuan Likuiditas bagi...
Bantuan Likuiditas bagi Koperasi Saat Pandemi Disepakati Pemerintah
Hindari Penumpang Gelap...
Hindari Penumpang Gelap di Koperasi, KemenKop UKM Turunkan Tim Pengawas
Koperasi Sulit Bayar...
Koperasi Sulit Bayar Angsuran, KSP Mitra Jasa Dapat Restrukturisasi Pembiayaan
Berita Terkini
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
9 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
36 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
49 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
1 jam yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
1 jam yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
3 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved