Pemerintah Akan Jaga Inflasi Selama Ramadhan dan Idul Fitri

Jum'at, 26 Mei 2017 - 20:36 WIB
Pemerintah Akan Jaga...
Pemerintah Akan Jaga Inflasi Selama Ramadhan dan Idul Fitri
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemerintah akan terus mengawasi praktik kartel saat Ramadhan dan Idul Fitri. Hal ini agar inflasi tetap terjaga di bulan Mei dan Juni 2017.

Darmin meminta masyarakat untuk tidak mengkhawatirkan secara berlebihan soal harga bahan pokok. Menurutnya kenaikan harga bahan pokok sampai Idul Fitri masih cukup terjaga. Meski ada kecenderungan kenaikan, itu hanya di beberapa komoditas alias tidak seluruhnya.

"Untuk komponen volatile food sampai hari ini masih cukup rendah. Tapi ada beberapa komoditas yang bisa mengganggu pergerakan harga volatile food, seperti bawang putih, telur ayam dan daging ayam," ujarnya usai rapat Koordinasi Pembahasan Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi di Jakarta, Jumat (26/5/2017).

Melihat hal itu, Darmin optimistis bahwa inflasi selama bulan puasa hingga Idul Fitri akan tetap terjaga. Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi April tahun ini sebesar 0,09%. Inflasi sepanjang tahun tercatat 1,28% dan inflasi tahun ke tahun sebesar 4,17%.

Adapun komponen volatile food mengalami deflasi 1,26%. Sementara komponen administered price masih mengalami inflasi sebesar 1,27%. Penyumbang inflasi terbesar berasal dari kenaikan tarif dasar listrik (TDL) tahap kedua, serta kenaikan tarif angkutan udara, bensin dan rokok.

"Dan komponen volitile food tidak perlu dikhawatirkan berpengaruh ke inflasi," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Awas, Sanksi Luhut Mengancam...
Awas, Sanksi Luhut Mengancam Perusahaan Nakal Tak Patuh Harga Patokan Biji Nikel
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
Demi Menahan Laju Inflasi,...
Demi Menahan Laju Inflasi, Harga Barang Jangan Naik Serentak
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved