Reaksi Sri Mulyani Soal Kementerian Suap BPK demi Opini WTP

Senin, 29 Mei 2017 - 16:22 WIB
Reaksi Sri Mulyani Soal...
Reaksi Sri Mulyani Soal Kementerian Suap BPK demi Opini WTP
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengaku sangat kecewa lantaran ada salah satu kementerian yang diduga menyuap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang mengaduit Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2016.

Kementerian tersebut diduga menyuap auditor BPK demi mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Dia menegaskan, pemerintah pusat selama ini telah melakukan pembahasan secara serius dan profesional dengan BPK terkait audit LKPP 2016.

Dia juga menganggap laporan BPK tersebut telah memenuhi standar akuntansi yang baik. Namun, kasus suap ini justru menggugurkan penilaian tersebut.

"Saya kecewa betul dong kalau seperti itu. Kita dari LKPP pusat menanganinya secara serius dan kita melakukan pembahasan dengan BPK secara profesional selama ini. Jadi kita memandang apa yang disampaikan BPK adalah hal yang memang baik memenuhi standar akuntansi. Ada kejadian K/L dan BPK sendiri menerima suap mengecewakan betul," kata dia di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (29/5/2017).

Setelah kejadian ini, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengaku tidak mengetahui apakah ada kementerian lain yang juga menyuap auditor BPK untuk mendapatkan opini WTP. Namun, dia menegaskan bahwa pemerintah memiliki kepentingan agar kredibilitas status tersebut dipertahankan secara konsisten.

"Silakan aparat hukum atau KPK melaksanakan tugasnya. Namun, status dari WTP sendiri kita memiliki kepentingan supaya kredibilitas status itu ditegakkan secara konsisten. Mekanismenya apapun kita serahkan ke BPK," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, BPK menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan atas LKPP tahun 2016 kepada DPR pada Sidang Paripurna DPR. Dalam laporannya tersebut, BPK memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas LKPP 2016.

Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara mengungkapkan, pemeriksaan terhadap LKPP 2016 merupakan pemeriksaan atas pertanggungjawaban pemerintah pusat atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016. Opini WTP diperoleh pemerintah setelah 12 tahun menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBN di 2004.

"Kami menyatakan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian atas LKPP tahun 2016. Opini WTP atas LKPP 2016 ini yang pertama kali diperoleh pemerintah pusat setelah 12 tahun menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBN berupa LKPP sejak 2004," katanya dalam Sidang Paripurna di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat kemarin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ada 26 Temuan BPK, Sri...
Ada 26 Temuan BPK, Sri Mulyani Sebut Pemerintah Berkomitmen Menindaklanjuti
Respons Temuan BPK,...
Respons Temuan BPK, Sri Mulyani: Kami Tindaklanjuti dengan Action Plan
BPK Minta Laporan Keuangan...
BPK Minta Laporan Keuangan Pemerintah Diumbar ke Media Massa
BPK Beri Opini WTP Terhadap...
BPK Beri Opini WTP Terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Pusat
Di depan Jokowi, BPK...
Di depan Jokowi, BPK Bongkar Catatan Soal Jiwasraya hingga Dana Pensiun
Raih Opini WTP dari...
Raih Opini WTP dari BPK, Menpora: Butuh Usaha Besar
Berita Terkini
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
1 jam yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
1 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
2 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
2 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
3 jam yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
3 jam yang lalu
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved