Jumlah Miliarder Wanita di Asia Tumbuh Lebih Cepat dari Pria

Rabu, 31 Mei 2017 - 16:51 WIB
Jumlah Miliarder Wanita...
Jumlah Miliarder Wanita di Asia Tumbuh Lebih Cepat dari Pria
A A A
SINGAPURA - Seorang eksekutif di bank Swiss UBS, Olga Miler menutrukan, meningkatnya jumlah wanita di seluruh dunia telah meningkatkan jumlah kekayaan dan kekuasaan, terutama di Asia, menjadikan mereka pasar utama bagi bankir swasta.

Seperti dikutip dari The Straits Times, Rabu (31/5/2017), Olga Miler yang menjabat sebagai managing director UBS Wealth Management mengatakan kepada sebuah forum pribadi yang diselenggarakan UBS bahwa Asia memimpin dalam penciptaan kekayaan, dengan jumlah miliarder wanita tumbuh lebih cepat daripada pria di wilayah ini.

Lebih dari 50% miliarder wanita Asia hasil dari kerja keras sendiri dibanding dengan 19% yang terjadi di Amerika Serikat (AS) dan 7% di Eropa. "Selama dua tahun terakhir, data UBS menemukan bahwa sangat berbeda dengan pria, wanita jauh lebih fokus pada investasi untuk mencapai perubahan sosial yang positif," kata Miler.

Misalnya, investor wanita bisa menginvestasikan USD2,3 triliun untuk memperbaiki kesejahteraan sosial pada 2021, menurut data UBS. "Berdasarkan pengamatan kami untuk berkolaborasi dengan keluarga terkaya di Asia selama lebih dari 50 tahun, wanita telah mengendalikan kekayaan rata-rata lebih besar daripada laki-laki," tutur dia.

Bahkan, lanjut Miler, wanita juga menjadi lebih berpengaruh dalam bisnis keluarga dan perusahaan filantropi. Forum pekan lalu, bagian dari program UBS Unique yang dibuat pada Januari untuk "melayani klien wanita dengan lebih baik", juga menampilkan Peggy Dulany, anggota generasi keempat keluarga Rockefeller.

Dulany yang mendirikan organisasi non-profit Synergos Institute, mencatat bahwa filantropi benar-benar lepas landas di Asia dalam 10 tahun terakhir, menambahkan bahwa penting bagi keluarga untuk merenungkan nilai-nilai mereka dan seberapa efektif dalam hal filantropi.

Dengan wanita memainkan peran lebih besar dalam hal itu, bank seperti UBS ingin masuk dan menawarkan layanan mereka. "Kami ingin meningkatkan kepercayaan finansial satu juta wanita pada 2021, dan hari ini memberi mereka akses yang tepat untuk mendapatkan saran, konten yang tepat sesuai nilai dan aspirasi mereka, dan keyakinan bahwa investasi mereka Keputusan dapat memiliki dampak yang mereka perjuangkan," tutur Miler

Dia menambahkan bahwa tujuannya untuk membangun sebuah komunitas perempuan beragam dan kuat dalam membantu pihaknya mengubah wajah manajemen kekayaan di Asia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kekayaan Kaisar Rusia...
Kekayaan Kaisar Rusia Tsar Nicholas II, Salah Satu Pria Terkaya di Dunia
Profil Munib Al Masri,...
Profil Munib Al Masri, Orang Terkaya di Palestina yang Peduli dengan Kesejahteraan Wilayahnya
Baru 18 Tahun Punya...
Baru 18 Tahun Punya Harta Rp51,8 Triliun, Ini 15 Miliarder Muda Terkaya di Dunia
10 Tokoh Terkaya di...
10 Tokoh Terkaya di Indonesia Tahun 2020, Versi Forbes
Profil Larry Ellison,...
Profil Larry Ellison, Miliarder Yahudi Terkaya Versi Forbes 2023
Adu Tajir Triliuner...
Adu Tajir Triliuner Islam, Nasrani, Hindu, hingga Yahudi: Juaranya Punya Harta Rp3.514 Triliun
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
5 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
5 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
5 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
6 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
6 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
6 jam yang lalu
Infografis
Sepuluh Lagu yang Diputar...
Sepuluh Lagu yang Diputar Lebih dari 1 Miliar di Spotify
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved