Ditjen Pajak Akan Intip 496 Ribu Rekening Nasabah

Kamis, 08 Juni 2017 - 11:13 WIB
Ditjen Pajak Akan Intip...
Ditjen Pajak Akan Intip 496 Ribu Rekening Nasabah
A A A
YOGYAKARTA - Jumlah data rekening nasabah yang bisa diakses oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menjadi berkurang, setelah pemerintah melakukan revisi terhadap batas minimum saldo yang wajib dilaporkan Lembaga Keuangan secara otomatis kepada DJP. Awalnya pemerintah menetapkan saldo yang bisa diintip DJP adalah Rp200 Juta, namun saat ini jumlahnya direvisi menjadi minimal Rp1 miliar.

(Baca Juga: Direvisi, Saldo Nasabah yang Diintip DJP Minimal Rp1 Miliar )

Kepala Biro Humas DJP, Nufransa Wira Sakti mengungkapkan saat ini jumlah rekening yang bisa dilihat DJP menjadi 496 ribu rekening nasabah perbankan. "Itu sekitar 25% dari total rekening nasabah perbankan di Indonesia," ungkapnya dalam keterangan resmi.

Lebih lanjut dia menerangkan pihaknya menjamin kerahasiaan dari nasabah yang bisa diakses informasinya oleh Ditjen Pajak. Peningkatan transparansi melalui keterbukaan informasi keuangan untuk keperluan kerjasama perpajakan internasional merupakan praktek yang dilakukan oleh lebih dari 140 negara di dunia.

"Untuk menjaga kepentingan Indonesia, kita perlu membangun budaya kepatuhan pajak oleh seluruh lapisan masyarakat. Hanya dengan penerimaan pajak yang kuat, Indonesia akan mampu membangun masyarakat yang adil dan makmur," paparnya.

(Baca Juga: Siap-siap, Ditjen Pajak Intip Data Nasabah Bersaldo Rp200 Juta )

Dia menambahkan sebagai bagian dari dari reformasi perpajakan, terutama budaya transparansi, DJP menyediakan berbagai layanan bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan atau pengaduan yang bisa dihubungi. Mulai dari Telepon Kring Pajak hingga Situs whistleblowing system Kemenkeu yakni https://www.wise.kemenkeu.go.id.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
20 Tahun Tak Pernah...
20 Tahun Tak Pernah Naik, Bea Meterai Jadi 10 Ribu
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
9 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
9 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
10 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
10 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
10 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
11 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved