IHSG Diprediksi Bergerak Mixed, Cermati 10 Saham Pilihan Ini
Jum'at, 09 Juni 2017 - 08:14 WIB
IHSG Diprediksi Bergerak Mixed, Cermati 10 Saham Pilihan Ini
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan bergerak mixed dan mencoba rebound pada support MA25 dengan range pergerakan 5.683-5.750.
Lanjar mengatakan, pergerakan IHSG cenderung kembali konsolidasi secara teknikal. Di mana level saat ini masih tertahan pada support MA25 dan support fracta dengan kata lain pergerakan IHSG flat jangka pendek.
"Indikator stochastic bergerak liar menurun dengan momentum flat yang terjadi pada indikator RSI," ujarnya di Jakarta, Jumat (9/6/2017).
Sementara, IHSG kemarin terpukul mundur setelah dibuka cukup optimis pada zona hijau dengan ditutup turun 14,4 poin sebesar 0,25% di level 5.702,92 tekanan terbesar pada saat pre closing.
Sektor industri dasar memimpin pelemahan di saat sektor konsumer mulai menahan naik 0,2%. Data cadangan devisa yang naik sesuai ekspektasi gagal mengirim indeks lebih tinggi.
"Aksi jual investor asing masih terlihat pada hari ini terjadi net sell sebesar Rp55,34 miliar. Proyeksi BI pada pertumbuhan Indonesia yang dinilai konservatif membuat investor cenderung berhati-hati terhadap segala kemungkinan efek ekonomi global yang dapat mempengaruhi," ujarnya.
Pihaknya merekomendasikan beberapa saham yang perlu untuk dicermati, yaitu PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Jasa Marga Tbk (JSMR).
Selain itu, perlu juga untuk memperhatikan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK).
Lanjar mengatakan, pergerakan IHSG cenderung kembali konsolidasi secara teknikal. Di mana level saat ini masih tertahan pada support MA25 dan support fracta dengan kata lain pergerakan IHSG flat jangka pendek.
"Indikator stochastic bergerak liar menurun dengan momentum flat yang terjadi pada indikator RSI," ujarnya di Jakarta, Jumat (9/6/2017).
Sementara, IHSG kemarin terpukul mundur setelah dibuka cukup optimis pada zona hijau dengan ditutup turun 14,4 poin sebesar 0,25% di level 5.702,92 tekanan terbesar pada saat pre closing.
Sektor industri dasar memimpin pelemahan di saat sektor konsumer mulai menahan naik 0,2%. Data cadangan devisa yang naik sesuai ekspektasi gagal mengirim indeks lebih tinggi.
"Aksi jual investor asing masih terlihat pada hari ini terjadi net sell sebesar Rp55,34 miliar. Proyeksi BI pada pertumbuhan Indonesia yang dinilai konservatif membuat investor cenderung berhati-hati terhadap segala kemungkinan efek ekonomi global yang dapat mempengaruhi," ujarnya.
Pihaknya merekomendasikan beberapa saham yang perlu untuk dicermati, yaitu PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Jasa Marga Tbk (JSMR).
Selain itu, perlu juga untuk memperhatikan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK).
(izz)
Lihat Juga :