Siap-siap! BUMN Ini Bakal Jualan Hunian di Sekitar Proyek
Jum'at, 16 Juni 2017 - 04:09 WIB
Siap-siap! BUMN Ini Bakal Jualan Hunian di Sekitar Proyek
A
A
A
JAKARTA - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) kini mulai terjun di sektor properti. Rencananya, BUMN konstruksi ini bakal menjual hunian kelas menengah di sekitar proyek Light Rail Transit (LRT).
Direktur Keuangan ADHI Harris Gunawan mengungkapkan, sektor properti akan menjadi salah satu fokus perseroan kedepan. Bahkan, sektor tersebut menjadi mesin pertumbuhan (engine of growth) perseroan di masa yang akan datang.
"Yang paling menjadi engine growth-nya Adhi kedepan adalah akan konsen pada pembangunan di bidang properti. Jadi kalau Waskita punya tol, PP punya energi, ADHI melihat bahwa potensi propreti masih cukup besar," katanya dalam acara buka puasa bersama di Jakarta, Kamis (15/6/2017).
Harris mengungkapkan, properti menjadi pilihan perseroan karena satu-satunya perusahaan yang memiliki keistimewaan di LRT adalah ADHI. Mengingat, ADHI merupakan kontraktor LRT Jakarta.
Sehingga, ADHI melihat ada peluang pembangunan properti di daerah tersebut. "Satu-satunya yang punya privillege di LRT adalah kami," imbuh dia.
Saat ini, perusahaan pelat merah tersebut telah membebaskan tanah sekitar 54 hektare (ha) di sekitar proyek LRT yang berlokasi di Cikoko, Bekasi Timur, dan Sentul. Total nilai proyek properti itu diperkirakan mencapai Rp50 triliun hingga Rp60 triliun.
"Kapitalisasi yang akan kami himpun dalam delapan tahun kurang lebih Rp50 triliun hingga Rp60 triliun. Jadi buat ADHI cukup menjanjikan sampai 5 tahun sampai 10 tahun akan datang. Itu baru LRT Jakarta," tandasnya.
Direktur Keuangan ADHI Harris Gunawan mengungkapkan, sektor properti akan menjadi salah satu fokus perseroan kedepan. Bahkan, sektor tersebut menjadi mesin pertumbuhan (engine of growth) perseroan di masa yang akan datang.
"Yang paling menjadi engine growth-nya Adhi kedepan adalah akan konsen pada pembangunan di bidang properti. Jadi kalau Waskita punya tol, PP punya energi, ADHI melihat bahwa potensi propreti masih cukup besar," katanya dalam acara buka puasa bersama di Jakarta, Kamis (15/6/2017).
Harris mengungkapkan, properti menjadi pilihan perseroan karena satu-satunya perusahaan yang memiliki keistimewaan di LRT adalah ADHI. Mengingat, ADHI merupakan kontraktor LRT Jakarta.
Sehingga, ADHI melihat ada peluang pembangunan properti di daerah tersebut. "Satu-satunya yang punya privillege di LRT adalah kami," imbuh dia.
Saat ini, perusahaan pelat merah tersebut telah membebaskan tanah sekitar 54 hektare (ha) di sekitar proyek LRT yang berlokasi di Cikoko, Bekasi Timur, dan Sentul. Total nilai proyek properti itu diperkirakan mencapai Rp50 triliun hingga Rp60 triliun.
"Kapitalisasi yang akan kami himpun dalam delapan tahun kurang lebih Rp50 triliun hingga Rp60 triliun. Jadi buat ADHI cukup menjanjikan sampai 5 tahun sampai 10 tahun akan datang. Itu baru LRT Jakarta," tandasnya.
(ven)
Lihat Juga :