OJK Dorong Industri Keuangan Konvensional dan Fintech Tumbuh Bersama

Minggu, 18 Juni 2017 - 14:41 WIB
OJK Dorong Industri...
OJK Dorong Industri Keuangan Konvensional dan Fintech Tumbuh Bersama
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri keuangan konvensional dan industri financial technology (Fintech) untuk melakukan sinergi agar keduanya dapat tumbuh secara bersama-sama.

Regulator mengakui kehadiran fintech telah mengambil sebagian market share industri keuangan konvensional. Namun Deputi Komisioner Manajemen Strategis IA OJK Imansyah berharap, kehadiran fintech jangan hanya dijadikan pesaing tapi pelengkap dan saling mendukung di sektor keuangan.

Sekadar catatan, hingga Januari 2016, Asosiasi FinTech Indonesia mencatat pelaku startup FinTech domestik yang beroperasi di Indonesia telah mencapai 165 perusahaan, atau tumbuh hampir mencapai empat kali lipat dibanding Q4-2014 sebanyak 40 perusahaan.

"Startup fintech sudah ada 165 fintech dan OJK sudah antisipasi bagaimana menyiapkan langkah-langkah. Jadi fintech tidak menjadi tantangan, pesaing tapi menjadi pelengkap, saling mendukung di sektor keuangan," ujar Imansyah dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/6/2017)

Oleh karena itu, dirinya menawarkan dua cara yang bisa dilakukan fintech dan lembaga keuangan konvensional untuk saling bersinergi agar dapat tumbuh bersama-sama. Dia meyakini, sinergi ini dapat menghindari konflik antara perusahaan yang menggunakan teknologi informasi dan perusahaan konvensional. Misalnya konflik seperti taksi online dan taksi konvensional.

"Kalau kita belajar dari masa lalu dimana terjadi konflik antara incumbent industri dengan perusahaan yang memanfaatkan teknologi informasi. Oleh sebab itu kami lihat ada dua yang bisa dipakai. Pertama, kerja sama database dimana database incumbent industri bisa dishare dengan startup fintech. Kedua, membangun model hybrid produk kolaborasi incumbent industri dan startup fintech," jelas Imansyah.

Dengan demikian, dia yakin secara end to end semua akan berjalan dengan baik dan semua bisa tumbuh bersama. Bukan hanya itu, Imansyah juga mengingatkan para regulator dan pihak terkait juga harus bersinergi menjaga perkembangan fintech karena ranah digital tidak lagi berbatasan dengan waktu atau wilayah.

Ada sebuah survei bahwa teknologi itu akan mempengaruhi kinerja perbankan. Dan terbukti kita lihat bagaimana arah struktur model bisnis perbankan mengalami transformasi yang besar.

"Sektor perbankan jelas terdampak tapi yang paling besar sektor asuransi. Karena itu perlu kolaborasi antar regulator. Kami dengan BI tetap bersinergi jaga stabilitas sektor jasa keuangan karena itu kami bentuk Forum Pakar Fintech," tukas Imansyah.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Keluhan Soal Fintech...
Keluhan Soal Fintech Posisi Kedua Setelah Perbankan, Capai 44.477 Aduan
Optimalkan Penggunaan...
Optimalkan Penggunaan Fintech, Ini Strategi Jitu yang Dilakukan OJK
Mengupas Tantangan Industri...
Mengupas Tantangan Industri Keuangan Non Bank, OJK: Transformasi On Track
Gandeng Malaysia, OJK...
Gandeng Malaysia, OJK Perkuat Industri Keuangan Digital
Tingkatkan Akses Keuangan...
Tingkatkan Akses Keuangan Bagi UMKM, AFPI Gelar Fintech Lending Days-Makassar
Perketat Pengawasan...
Perketat Pengawasan Industri Fintech
Berita Terkini
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
21 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
47 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
1 jam yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
1 jam yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
1 jam yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved