Dongkrak Produksi Beras, Kementan Optimalkan Lahan Pasang Surut

Senin, 19 Juni 2017 - 15:11 WIB
Dongkrak Produksi Beras,...
Dongkrak Produksi Beras, Kementan Optimalkan Lahan Pasang Surut
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) mengoptimalkan lahan pasang surut dan lahan rawa untuk menambah luas tanam padi. Upaya ini dilakukan lantaran pemanfaatan lahan ini tidak memerlukan biaya yang besar.

“Kita akan optimalkan lahan pasang surut. Sebagai contoh di Sumatera Selatan itu ada sekitar 487.000 hektare (ha) lahan pasang surut yang potensial untuk dijadikan lahan pertanian padi,” ujar Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Pending Dadih Permana di Jakarta, Senin (19/6/2017).

Menurutnya, pemanfaatan lahan tersebut untuk mendongkrak luas tanam. Harapannya kemudian, akan meningkatkan produksi beras nasional. Selain itu, kata Pending, pihaknya juga mengoptimalkan lahan rawa dan lahan telantar.

Menurut data Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) sebagaimana disampaikan Pending, potensi perluasan areal pada lahan telantar mencapai 12,4 juta ha dan lahan rawa mencapai 6,4 juta ha. “Namun dari total lahan potensi tersebut yang cocok untuk pertanian hanya 5,51 juta ha. Itu data dari Balitbangtan,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ia menambahkan bahwa realisasi cetak sawah pada 2016 mencapai 129.000 ha di bawah dari yang ditargetkan seluas 134.000 ha. Sementara taget pencetakan sawah tahun ini lebih rendah, yakni hanya 80.000 ha.

Target cetak sawah seluas 80.000 ha tersebut menggunakan dana APBN. Untuk cetak sawah ini, selain dilakukan Kementan juga dikerjakan oleh pemerintah daerah menggunakan anggaran APBD. “Bahkan juga dilakukan oleh masyarakat secara swadaya. Contohnya di Kabupaten Sumedang ada 100 ha yang dilakukan masyarakat,” kata Pending.

Cetak sawah baru ini, menurutnya dilakukan untuk mengimbangi laju alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian. Sebagaimana data yang dirilis BPS pada 2004 terjadi alih fungsi lahan sawah ke non pertanian seluas 110.164 ha, lahan sawah ke usaha pertanian lain seluas 77.556 ha dan lahan kering ke non pertanian seluas 9.152 ha.

“Itu data yang kami miliki. Untuk data terbaru alih fungsi lahan saat ini BPS sedang melakukan pendataan. Kami berharap BPS segera menyelesaikan pendataan tersebut sebagai acuan kami,” kata Pending.

Namun demikian, kata Pending, saat ini telah diberlakukan Undang-Undang No 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Harapannya dengan UU tersebut keberadaan lahan pertanian pangan akan abadi atau tidak mudah untuk dialihfungsikan.

Dia berharap pemerintah daerah (pemda) segera membuat peraturan daerah (perda) terkait dengan perlindungan lahan pertanian pangan ini. Hingga saat ini, sudah ada 257 kabupaten/kota yang telah membuat perda perlindungan lahan pertanian pangan. “Namun ironisnya lahan pertanian pangan yang ditetapkan pemda dalam perda tersebut lebih kecil dari potensi yang ada,” paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementan Dorong Generasi...
Kementan Dorong Generasi Milenial Terjun di Bidang Pertanian
Pengembangan Food Estate...
Pengembangan Food Estate Demi Jadikan Provinsi Kalteng Lumbung Pangan
Petani Parigi Moutong...
Petani Parigi Moutong Dimotivasi untuk Budidaya Jagung di Lahan Perkebunan Kelapa
Kabupaten Poso Dukung...
Kabupaten Poso Dukung Percepatan Tanam Melalui Sekolah Lapang
Jadikan Sektor Pertanian...
Jadikan Sektor Pertanian Sebagai Penyelamat Krisis
Kalau Bukan Penyuluh...
Kalau Bukan Penyuluh Siapa Lagi yang Bisa Menghubungkan Mentan dan Petani
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
8 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
9 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
11 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
11 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
11 jam yang lalu
Infografis
Netanyahu Klaim Serangan...
Netanyahu Klaim Serangan Israel Melumpuhkan Produksi Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved