Pelanggan 900 VA yang Dapat Subsidi Tambah 2,4 Juta

Rabu, 21 Juni 2017 - 14:12 WIB
Pelanggan 900 VA yang...
Pelanggan 900 VA yang Dapat Subsidi Tambah 2,4 Juta
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengungkapkan, pelanggan listrik 900 VA yang berhak mendapat subsidi bertambah 2,4 juta pelanggan. Hal ini setelah PT PLN dan Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM melakukan verifikasi dan menerima pengaduan dari masyarakat pelanggan 900 VA yang dicabut subsidinya.

(Baca: Jonan Pastikan Semua Tarif Listrik Tak Naik hingga Akhir Tahun )

Dia mengungkapkan, setelah melakukan verifikasi terhadap 2,4 juta pelanggan tersebut, pemerintah akhirnya menyatakan bahwa mereka memang masih berhak mendapat subsidi. Sehingga, pelanggan 900 VA bertambah dari 4,1 juta menjadi 6,5 juta pelanggan.

"Dari hasil verifikasi yang dilakukan PLN dan Ditjen Gatrik itu ada tambahan sekitar 2,4 juta pelanggan 900 VA yang lagi diverifikasi apakah kemungkinan ini perlu mendapatkan subsidi. Kalau itu terjadi maka yang 900 VA dari sekitar 4,1 juta pelanggan menjadi sekitar 6,5 juta pelanggan," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (21/6/2017).

Menurutnya, data mengenai pelanggan listrik 900 VA yang berhak dan tidak berhak mendapat subsidi diperoleh dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Dengan adanya verifikasi tersebut, maka Kementerian ESDM akan mengusulkan kepada TNP2K agar pelanggan 900 VA yang mendapat subsidi ditambah menjadi 6,5 juta.

"Data ini kita peroleh dari TNP2K. 450 VA tetap disubsidi dan yang 900 VA itu 4,1 juta pelanggan. Dan akan diusulkan ke TNP2K untuk ditambah jadi 6,5 juta," tutur dia.

Mantan Menteri Perhubungan ini menambahkan, ada pula 78 pelanggan yang mengadu ke pusat pengaduan pemerintah bahwa mereka golongan pelanggan listrik 900 VA yang tidak berhak mendapat subsidi. Mereka secara sukarela meminta pemerintah untuk mencabut subsidi yang didapatkan selama ini.

"Ada juga 78 pelanggan yang secara sukarela menyampaikan bahwa saya tidak perlu disubsidi. Hebat juga ya, tapi enggak ada yang wartawan. Ada juga 74 pelanggan yang minta disubsidi ternyata setelah diverifikasi dan kami mengira bahwa ini tidak perlu disubsidi," kata Jonan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian ESDM Sebut...
Kementerian ESDM Sebut Tarif Listrik Berpotensi Turun, Ini Sebabnya
Kabar Gembira! Tarif...
Kabar Gembira! Tarif Listrik Tidak Naik hingga Juni 2021
Sampai Juni 2024, Tarif...
Sampai Juni 2024, Tarif Listrik Non Subsidi Dipastikan Tidak Naik
Kementerian ESDM Pastikan...
Kementerian ESDM Pastikan Tarif Listrik Periode Januari-Maret 2021 Tidak Naik
Tarif Listrik Naik Mulai...
Tarif Listrik Naik Mulai Juli, ESDM Masih Rahasiakan Besaran Kenaikannya
Masih Pandemi Kok Tarif...
Masih Pandemi Kok Tarif Listrik Mau Naik, Gak Bener Nih?
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved