Pertumbuhan Industri Ritel Kuartal II/2017 Belum Memuaskan

Jum'at, 30 Juni 2017 - 19:08 WIB
Pertumbuhan Industri...
Pertumbuhan Industri Ritel Kuartal II/2017 Belum Memuaskan
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengakui, penjualan ritel pada kuartal pertama tahun ini mengalami penurunan atau underperformance. Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan industri ritel dari bulan ke bulan yang belum tumbuh memuaskan, bahkan minus.

Ketua Umum APRINDO Roy Mande mengungkapkan, lebih kurang untuk bulan April hanya tumbuh 4,1%, namun di Mei turun 3,6%. Angka tersebut didapat dari 5 format retailer, yakni minimarket, supermaret, hypermarket, departement store dan wholesale atau kulakan. Sedangkan untuk tahun lalu, bulan Mei 2016 tumbuh 11,1%.

“Dari 5 format yang diakui pemerintah itu, kami menilai bahwa pertumbuhan ritel di kuartal pertama masih turun dan masih di bawah untuk performanya,” ungkap Roy kepada SINDOnews, Jakarta, Jumat (30/6/2017).

Kemudian untuk minggu pertama dan kedua bulan Juni 2017, Roy juga melihat, angkanya masih rendah dan tidak sama pertumbuhannya seperti tahun lalu. “Jadi analisis kami bahwa libur Lebaran ini merupakan panen raya peritel, itu salah, untuk tahun ini lebih rendah. Sedangkan untuk minggu ketiga keempat kami belum dapat angka. Kami cuma dapat info bahwa khususnya untuk format hypermart dan supermarket, minus tumbuhnya, kemudian minimarket surplus,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa ada beberapa penyebab utama angka industri ritel tahun ini tidak seperti tahun lalu. Salah satunya yakni dari segi daya beli yang mengalami penyusutan. Untuk masyarakat middle income, tahun lalu tidak ada peningkatan pendapatan, maka menimbulkan sentimen negatif.

“Karena itu akhirnya ada sentimen negatif, indeks negatif belum turun, kemudian ditambah kegaduhan legislatif, faktor transaksisonal juga, yang mana harga naik dan turun. Ini yang membuat sentimen negatif. Jadi secara keseluruhan turun,” paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Vaksin Datang, Industri...
Vaksin Datang, Industri Ritel Pede Menyambut Tahun Baru 2021
Banjir Stimulus, Bisnis...
Banjir Stimulus, Bisnis Ritel Diyakini Kembali Bergeliat pada 2021
Turun, Aprindo Pasang...
Turun, Aprindo Pasang Target Pertumbuhan Ritel 5 Persen di Kuartal II
Soal Harga Barang, Peritel...
Soal Harga Barang, Peritel Ingin Tampil di Depan
Bangkitkan Bisnis Ritel,...
Bangkitkan Bisnis Ritel, Aprindo Vaksinasi Garda Terdepannya
Aprindo Sebut Oleh-oleh...
Aprindo Sebut Oleh-oleh Gairahkan Bisnis Ritel
Berita Terkini
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
1 jam yang lalu
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
2 jam yang lalu
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
2 jam yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
3 jam yang lalu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved