Impor Tinggi, Pemerintah Didesak Benahi Sektor Hulu Migas

Selasa, 04 Juli 2017 - 11:30 WIB
Impor Tinggi, Pemerintah...
Impor Tinggi, Pemerintah Didesak Benahi Sektor Hulu Migas
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) meminta pemerintah untuk benar-benar mengelola sektor hulu migas agar impor migas yang cenderung naik bisa ditekan. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), impor migas Mei 2017 mencapai USD1,82 miliar atau naik 10,54% dibanding April 2017, sedangkan jika dibanding Mei 2016 meningkat 9,10%.

Ketua Koordinator Gas Industri Kadin Ahmad Wijaya menerangkan, soal impor memang tidak bisa ditutup semua, namun tetap harus ada usaha keras dari pemerintah untuk benar-benar mengelola hulu migas. Jika tidak, maka sektor hilir, akan terus dibanjiri impor. Ujungnya, industri tertekan dan tidak memiliki daya saing.

"Impor terus terjadi sebab Pemerintah belum serius menarik investasi industri hulu berbasis minyak nan petro chemical yang secara pertumbuhan turun ke industri intermediate baru ke industri hilir," tegas Ahmad pada siaran persnya di Jakarta, Selasa (4/7/2017).

Menurutnya, jika pemerintah mendorong menarik investasi ke sektor tersebut, maka secara pelan tapi pasti, impor migas akan bisa dikurangi secara drastis. "Jika tidak dibenahi, kondisi impor tiap tahun naik, dari konsumsi harian seperti bawang sampai gula masih tinggi impor nya," sambung dia

Catatan BPS, secara total, nilai impor Indonesia Mei 2017 mencapai USD13,82 miliar atau naik 15,67% dibanding April 2017. Bahkan, jika dibandingkan Mei 2016 melonjak hingga 24,03%. China jadi negara pemasok barang impor nonmigas terbesar dengan nilai USD13,67 miliar (26,12%), Jepang USD5,82 miliar (11,12%), dan Thailand USD3,77 miliar (7,21%).

Khusus sektor migas, dia menegaskan, agar impor yang membanjiri sektor hilir bisa benar-benar dikurangi, Indonesia perlu 10 pabrik baru petrochemical seperti Chandra Asri. Jika 10 pabrik itu sudah ada, hasil produksinya pun tak boleh lagi diekspor namun digunakan untuk kepentingan mendukung industri dalam negeri.

Pemerintah dinilai tak pernah serius mengembangkan industri hulu minyak dan gas Tanah Air. Terbukti, investor tak tertarik menanamkan modalnya di sektor ini. Bukti lain tak seriusnya pemerintah adalah dengan tingginya impor di hilir migas. Hal ini terjadi karena bagian hulu tak diurus dengan baik, sehingga tidak mencukupi kebutuhan hilir.

Bagi Ahmad, mengutamakan memperbaiki sektor hulu merupakan jalan tercepat agar sengkarut impor migas bisa dibenahi. Alhasil, jika hulu tidak ada masalah, maka di sektor hilir impor bisa dihilangkan. "Utamakan sektor hulu tidak ada jalan lain," tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Deretan Gergasi Migas...
Deretan Gergasi Migas Asing yang Tak Betah di Indonesia
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Intip Strategi Mengejar...
Intip Strategi Mengejar Target Investasi Migas di Tengah Pandemi
Pengganti SKK Migas,...
Pengganti SKK Migas, BUMN dan Lembaga Khusus Bisa Kelola Migas
Status SKK Migas Jadi...
Status SKK Migas Jadi BUMN Khusus Menguat
Wawancara Direktur Utama...
Wawancara Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Chalid Said Salim:  Memimpin Seperti Ayah dengan Komunikasi Terbuka
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
1 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
2 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
3 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
8 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
9 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 jam yang lalu
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved