Wall Street Flat di Tengah Ketidakpastian Agenda Ekonomi Trump

Rabu, 12 Juli 2017 - 08:10 WIB
Wall Street Flat di...
Wall Street Flat di Tengah Ketidakpastian Agenda Ekonomi Trump
A A A
NEW YORK - Wall Street sedikit berubah pada akhir perdagangan kemarin waktu setempat, seiring suasana memanas politik di Amerika Serikat (AS) setelah email Donald Trump Jr memperlihatkan komunikasi dengan Rusia. Hal itu mendorong kekhawatiran investor yang menaruh harapan tentang prospek agenda ekonomi Donald Trump.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (12/7/2017) saham mengalami kejatuhan, ketika kabarnya pemerintahan Rusia menawarkan informasi rahasi kepada Trump tentang rivalnya yakni Hillary Clinton saat pemilihan presiden, beberapa waktu lalu. Kondisi ini memunculkan kembali kekhawatiran di kalangan investor, meski dampaknya tidak besar.

Tercatat Dow Jones Industrial Average (DJI) ditutup naik 0,55 poin ke level 21.409,07 saat indeks S & P 500 kehilangan 1,9 poin atau setara dengan 0,08% menjadi 2.425,53. Sementara komposit bertambah 16,91 poin atau 0,27% menuju posisi 6.193,31.

Beberapa sektor yang mencetak keuntungan di antara energi lewat peningkatan 0,5% mengikuti kenaikan harga minyak. Pidato Gubernur Federal Reserve Janet Yellen bisa menjadi sinyal kecepatan pengetatan kebijakan moneter AS.

Selain itu investor juga memantau laporan pendapatan kuartal kedua pada akhir pekan ini dari bank-bank besar AS termasuk JPMorganChase (JPM. N), Wells Fargo (WFC. N) dan Citigroup (C.N). "Investor duduk menunggu untuk melihat dorongan berikutnya sebelum bergerak," ucap Kepala Strategi Pasar JonesTrading Michael O'Rourke.

Saham Snap Inc (SNAP. N) jatuh 8,9% seiring kecemasan kemampuan perusahaan media sosial itu untuk bersaing melawan saingannya Instagram. Volume perdagangan kemarin waktu setelah sekitar 5,9 miliar saham diperdagangkan bursa saham AS, atau masih di bawah rata-rata harian 6,9 miliar dalam 20 sesi menurut data Thomson Reuters.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
2 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
3 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
4 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
5 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
6 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved