IHSG Rebound 2,12 Poin, Bursa Asia Variatif Menunggu Data PDB China
Senin, 17 Juli 2017 - 09:35 WIB
IHSG Rebound 2,12 Poin, Bursa Asia Variatif Menunggu Data PDB China
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHGS) pada awal pekan ini, Senin (17/7/2017) dibuka turun tipis 0,01% atau 0,77 poin ke level 5.831,02 pada pukul 08.55 WIB.
Namun pada pukul 09.07 WIB, indeks berbalik menguat dengan naik 2,12 poin atau 0,04% ke posisi 5.833,92. Pada akhir pekan lalu, Jumat (14/7), IHSG ditutup naik 1,75 poin atau 0,03% ke level 5.831,79.
Dari 163 saham yang diperdagangkan pagi ini, 59 menguat, 82 stagnan, dan 22 melemah. Transaksi bersih asing tercatat negatif Rp1,02 miliar, dimana aksi beli asing Rp12,21 miliar berbanding aksi jual asing Rp13,23 miliar.
Mayoritas sektor saham terpantau berada di zona positif, dengan sektor saham pertambangan naik 0,53%, disusul perkebunan 0,31% dan sektor saham infrastruktur 0,31%. Sementara itu aneka industri melemah 0,18%.
Analis saham dari PT Indosurya Mandiri Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan penguatan IHSG ditunjang oleh sisi fundamental ekonomi yang terjaga. Dan pada awal pekan ini juga terdapat rilis data perekonomian, yaitu neraca perdagangan yang disinyalir surplus sehingga menjadi sentimen positif terhadap IHSG.
Sementara itu, mengutip dari CNBC, Senin (17/7), pasar Asia dibuka variatif menjelang data Produk Domestik Bruto (PDB) China pada kuartal II 2017. Indeks Kospi Korea Selatan dibuka naik 0,47% ke level 2.425,65. ASX 200 Australia diperdagangkan turun 0,35%, sementara bursa Jepang libur hari nasional.
Para investor sendiri sedang mencermati data ekonomi China yang akan diumumkan Senin siang ini, seperti produksi industri dan penjualan ritel. Negara ekonomi terbesar kedua di dunia ini, pada kuartal I 2017 tumbuh 6,9%, lebih tinggi dari perkiraan 6,8%.
Namun pada pukul 09.07 WIB, indeks berbalik menguat dengan naik 2,12 poin atau 0,04% ke posisi 5.833,92. Pada akhir pekan lalu, Jumat (14/7), IHSG ditutup naik 1,75 poin atau 0,03% ke level 5.831,79.
Dari 163 saham yang diperdagangkan pagi ini, 59 menguat, 82 stagnan, dan 22 melemah. Transaksi bersih asing tercatat negatif Rp1,02 miliar, dimana aksi beli asing Rp12,21 miliar berbanding aksi jual asing Rp13,23 miliar.
Mayoritas sektor saham terpantau berada di zona positif, dengan sektor saham pertambangan naik 0,53%, disusul perkebunan 0,31% dan sektor saham infrastruktur 0,31%. Sementara itu aneka industri melemah 0,18%.
Analis saham dari PT Indosurya Mandiri Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan penguatan IHSG ditunjang oleh sisi fundamental ekonomi yang terjaga. Dan pada awal pekan ini juga terdapat rilis data perekonomian, yaitu neraca perdagangan yang disinyalir surplus sehingga menjadi sentimen positif terhadap IHSG.
Sementara itu, mengutip dari CNBC, Senin (17/7), pasar Asia dibuka variatif menjelang data Produk Domestik Bruto (PDB) China pada kuartal II 2017. Indeks Kospi Korea Selatan dibuka naik 0,47% ke level 2.425,65. ASX 200 Australia diperdagangkan turun 0,35%, sementara bursa Jepang libur hari nasional.
Para investor sendiri sedang mencermati data ekonomi China yang akan diumumkan Senin siang ini, seperti produksi industri dan penjualan ritel. Negara ekonomi terbesar kedua di dunia ini, pada kuartal I 2017 tumbuh 6,9%, lebih tinggi dari perkiraan 6,8%.
(ven)
Lihat Juga :