Kestabilan Inflasi dan Transisi Jadi Penentu Redenominasi Rupiah

Senin, 24 Juli 2017 - 05:12 WIB
Kestabilan Inflasi dan...
Kestabilan Inflasi dan Transisi Jadi Penentu Redenominasi Rupiah
A A A
JAKARTA - Penyederhanaan nilai mata uang rupiah atau yang lebih akrab dikenal dengan sebutan redenominasi , menurut Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution harus memperhatikan dua hal. Pertama yakni harus berpijak pada kestabilan inflasi yang bisa menjadi tanda membaiknya ekonomi Indonesia.

"Ini sudah lama kan tercetus. Kenapa baru sekarang, karena ekonomi kita sedang membaik dan ke depannya harus menjaga 2 hal. Satu adalah inflasi harus rendah, 3-4% itu oke. Jadi kalau inflasinya tinggi lebih tinggi di negara-negara lain itu nanti rupiahnya melorot lagi, nilai rupiahnya menurun," kata dia di Jakarta, Minggu (23/7).

Kemudian yang kedua, lebih lanjut ungkap Darmin, yakni soal transisinya. Karena hingga saat ini, belum diputuskan mengenai berapa yang akan hilang di belakang angka pertama, apakah 3 atau 4 nol.

"Itu kan nanti belum diputuskan mau 3 nol apa 4 nol yang hilang. Kalau 3 nol hilang berarti USD1 akan berarti Rp13,3. Kalau di Malaysia itu USD1 itu 4 atau 5 komaan lah," kata dia.

Meski demikian, Ia menyatakan bahwa sebetulnya lebih mudah jika menghilangkan 3 angka dibelakang. karena jika penghilangan 4 angka menurutnya sulit untuk diterima masyarakat. "Kita mau yang Rp13,3 saja supaya gampang transisinya, tiga nol ilang. Atau 4, berarti 1 dolar 1,3 rupiah. Tapi itu lebih susah diterima. Karena kalo tiga nol hilang itu sebenarnya di otak orang itu sudah begitu. Kalau kamu ke restoran makanan itu satu porsi Rp40,5 maksudnya 40 ribu," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
PKM Level 4 Berlanjut,...
PKM Level 4 Berlanjut, Menko Airlangga: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved