Bank Dunia: Ratusan Regulasi Hambat Investasi Swasta di RI

Selasa, 25 Juli 2017 - 15:24 WIB
Bank Dunia: Ratusan...
Bank Dunia: Ratusan Regulasi Hambat Investasi Swasta di RI
A A A
JAKARTA - Bank Dunia (World Bank) menilai bahwa kebijakan pemerintah Indonesia belum berpihak kepada investor swasta. Bahkan, ada ratusan regulasi yang justru menghambat investasi swasta di Tanah Air.

Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim mengungkapkan, pemerintah seharusnya menciptakan suasana yang kondusif untuk investor. Setelah diidentifikasi, setidaknya ada 100 peraturan perundangan yang justru bertolakbelakang dengan semangat pemerintah meningkatkan investasi di Indonesia.

"Kami sudah identifikasi 100 peraturan perundangan yang mengatur PPP (kerja sama pemerintah-swasta/public private partnership) yang tidak konsisten satu sama lain dan kurang menguntungkan swasta," katanya di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

(Baca Juga: Bank Dunia: Jangan Istimewakan BUMN dalam Proyek Infrastruktur )

Menurut Kim, aturan yang berlaku di Indonesia seringkali lebih menguntungkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Padahal, perusahaan pelat merah tidak seharusnya selalu diberikan hak pengelolaan proyek.

"Harus ada mekanisme kompetisi disini. Dan bagaimana mendorong praktik terbaik di sektor infrastruktur. Keberlangsungan ini harus bisa didukung dengan berbagai upaya untuk memastikan adanya manfaat bagi masyarakat dan pengguna," tandasnya.

Lebih lanjut Ia juga meminta agar pemerintah tidak mengistimewakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam proyek pembangunan infrastruktur. Pemerintah dinilai sudah seharusnya memberikan kesempatan yang sama kepada swasta untuk turut serta membangun proyek infrastruktur di Indonesia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang Infrastruktur...
Utang Infrastruktur RI Tembus Rp101 Triliun, Terbesar dari Bank Dunia
Di Periode Kedua, Presiden...
Di Periode Kedua, Presiden Jin Akan Memperluas Investasi Infrastruktur
Indonesia Bisa Menjadi...
Indonesia Bisa Menjadi Kekuatan Ekonomi Terbesar ke 4 di Dunia
PT SMI Rancang Obligasi...
PT SMI Rancang Obligasi Khusus, Ajak Masyarakat Investasi Infrastruktur
Demi Investasi, Bank...
Demi Investasi, Bank Tanah Bakal Ambil 7,3 Juta Ha Lahan Terlantar
Bank Dunia Perkirakan...
Bank Dunia Perkirakan Kerusakan Infrastruktur di Ukraina Mencapai Rp861,1 Triliun
Berita Terkini
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
49 menit yang lalu
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
1 jam yang lalu
IPOT Edukasi Transformasi...
IPOT Edukasi Transformasi AI dan Literasi Finansial ke Generasi Muda eSports
2 jam yang lalu
Lebih dari 20.000 ATM...
Lebih dari 20.000 ATM Terhubung, Layanan Tarik Tunai Gratis Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat
2 jam yang lalu
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
2 jam yang lalu
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved