Sistem Keuangan Kuartal II 2017 dalam Kondisi Normal

Jum'at, 28 Juli 2017 - 17:35 WIB
Sistem Keuangan Kuartal...
Sistem Keuangan Kuartal II 2017 dalam Kondisi Normal
A A A
JAKARTA - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyelenggarakan rapat berkala, dalam rangka koordinasi pemantauan dan pemeliharaan stabilitas sistem keuangan yang dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah, dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso.

Sri Mulyani mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan dan penilaian terhadap perkembangan moneter, fiskal, makroprudensial, sistem pembayaran, pasar modal, pasar surat berharga negara (SBN), perbankan, lembaga keuangan nonbank dan penjamin simpanan, KSSK menyimpulkan stabilitas sistem keuangan kuartal II 2017 dalam kondisi normal.

"Secara umum sektor keuangan dalam posisi normal. Kita melakukan report dari keseluruhan sektor keuangan, dari sisi makro prudential, dari sisi fiskal, dan bagaimana interaksi mereka. Jadi hal yang sifatnya positif adalah ekonomi tetap berjalan baik. Kondisi sektor keuangan dalam posisi normal stabil," katanya di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Jumat

(28/7/2017).

Menurutnya, stabilitas sistem keuangan ini ditopang oleh fundamental ekonomi yang terjaga, baik seperti deflasi harga pangan, inflasi pada masa Idul Fitri yang relatif rendah dibanding tahun sebelumnya, peningkatan jumlah rekening simpanan yang signifikan, serta penerimaan perpajakan pada semester I 2017 yang relatif stabil.

"Namun kita tetap waspada terhadap faktor dari luar maupun dari dalam. Faktor luar seperti yang pernah disampaikan, dari sisi kebijakan Federel Reserve, outlook dari fiskalnya di Amerika Serikat sendiri, dan geopolitik maupun harga komoditas. Serta kondisi di Asia terutama kondisi perekonomian terbesar kedua yaitu China," imbuh dia.

Sementara dari faktor domestik, tambah mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, KSSK mencermati indikasi dari kegiatan ritel yang kurang sesuai dengan yang diharapkan, dampak penyesuaian harga listrik 900 volt ampere (VA), serta pertumbuhan kredit dan risiko kredit yang masih perlu menjadi perhatian.

"Jadi, overall oke namun kita tetap waspada. Kemudian kita lihat outlooknya sampai akhir tahun ini. Kita akan lihat dari sisi sektor keuangan ini sesudah dewan komisioner yang baru betul-betul sudah melakukan stock taking. Kemarin malam juga melakukan welcoming kepada dewan komisioner yang baru sehingga mereka masih akan mempelajari indikator secara mendalam. kita akan diskusikan pertemuan KSSK di kuartal kedepan," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Isu Keretakan KSSK Mencuat,...
Isu Keretakan KSSK Mencuat, Ini Bantahan Sri Mulyani
Bagian dari Transparansi,...
Bagian dari Transparansi, Sri Mulyani Ingin Eksis di Medsos
Langkah Khusus, Sri...
Langkah Khusus, Sri Mulyani Bersiap Rombak BI, LPS dan OJK Lewat Perppu?
Stabilitas Sistem Keuangan...
Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga, Tapi NPL Cenderung Naik
Ekonom: Kebijakan OJK...
Ekonom: Kebijakan OJK Efektif Bantu Sektor Keuangan Selama Pandemi
Penyebaran Corona Masih...
Penyebaran Corona Masih Tinggi, Menkeu Khawatir Ganggu Sistem Keuangan
Berita Terkini
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
30 menit yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
46 menit yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
1 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
2 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
2 jam yang lalu
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved