Demi ASEAN Jadi Pusat Ekonomi Dunia, Jokowi Halau Rivalitas

Jum'at, 11 Agustus 2017 - 17:41 WIB
Demi ASEAN Jadi Pusat...
Demi ASEAN Jadi Pusat Ekonomi Dunia, Jokowi Halau Rivalitas
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan kawasan ASEAN menjadi epicentrum pertumbuhan ekonomi dunia. Hal itu disampaikan Jokowi dalam sambutannya saat peringatan ASEAN ke-50 di Hall Asean, Sekretariat Asean, Jakarta Selatan, Jumat (11/8/2017).

"Saat ini ASEAN merupakan kekuatan ekonomi terbesar ke-6 di dunia dan pada tahun 2020 akan menjadi kekuatan ekonomi kelima terbesar di dunia," ungkapnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga meyakini pada 2030, ASEAN akan menjadi pasar keempat dunia, setelah Uni Eropa, Amerika Serikat dan Republik Rakyat Tiongkok. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan bukti kerja nyata secara bersama-sama.

Menurutnya, di waktu mendatang kawasan ASEAN bakal dihadapkan pada tantangan dari sisi politik dan keamanan karena adanya berebut pengaruh di kawasan seperti yang terjadi di Asia Tenggara. Maka itu, dibutuhkan kebersamaan dan sentralitas ASEAN dalam menghalau rivalitas tersebut.

"Hanya dengan bersatu ASEAN akan bisa menjaga sentralitasnya, mewujudkan cita-cita bersama. Hanya dengan bersatu ASEAN akan bisa menentukan masa depannya sendiri, tanpa harus didikte oleh kepentingan negara-negara besar," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Dorong ASEAN...
Jokowi Dorong ASEAN Gaet Jepang dalam Pemulihan Ekonomi Kawasan
Jokowi kepada Negara...
Jokowi kepada Negara Besar: Jangan Jadikan ASEAN sebagai Proxy
Pemimpin ASEAN Dorong...
Pemimpin ASEAN Dorong Ekonomi Digital untuk Pemulihan Ekonomi
Kemitraan ASEAN dan...
Kemitraan ASEAN dan India Tingkatkan Kerjasama Kesehatan dan Ekonomi Digital
Jokowi Sebut KTT ASEAN...
Jokowi Sebut KTT ASEAN Bawa Manfaat Konkret untuk Rakyat, Ini Buktinya
Presiden Joko Widodo:...
Presiden Joko Widodo: Jakarta Fair Pameran Terlengkap di Asia Tenggara
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
18 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
35 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Jokowi Masuk Finalis...
Jokowi Masuk Finalis Tokoh Dunia Terkorup Versi OCCRP
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved