Pemimpin ASEAN Dorong Ekonomi Digital untuk Pemulihan Ekonomi
Minggu, 28 Juni 2020 - 22:00 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo menghadiri KTT ASEAN secara virtual di Istana Bogor. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Para pemimpin negara-negara ASEAN mengadakan KTT ke-36 ASEAN dengan tuan rumah Vietnam. Dalam pertemuan ini, Presiden Joko Widodo menyampaikan pandangannya secara virtual di Istana Bogor, Jawa Barat.
Jokowi bersama para pemimpin ASEAN lainnya menyambut baik rekomendasi ASEAN-BAC (Business Advisory Council) untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, dengan memperkuat kerjasama ekonomi digital.
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan kerjasama ekonomi digital ini relevan dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi pasca pandemi Covid-19, dengan berbagai upaya peningkatan fasilitas perdagangan.
"Kerjasama ekonomi digital ini untuk mempertahankan dan meningkatkan kelancaran arus perdagangan di tengah kebijakan pembatasan sosial (social-distancing) dan new normal yang masih akan terus berlanjut bahkan di masa pasca pandemi Covid-19," ujar Mendag Agus dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (28/6/2020).
Mendag mengungkapkan, pada pertemuan virtual tersebut, Indonesia menekankan tiga fokus dalam menghadapi gejolak ekonomi akibat pandemi Covid-19. Ketiga langkah tersebut yaitu, pertama, mendorong kerjasama ekonomi digital melalui pemanfaatan niaga elektronik (e-commerce) untuk meningkatkan daya saing dan operasionalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Adapun, ekonomi digital sudah menjadi realitas ekonomi saat ini sehingga pemanfaatan niaga elektronik perlu didorong guna mencapai tujuan tersebut di berbagai kondisi. Baca: Pulihkan Ekonomi, Jokowi Dorong Pembukaan Konektivitas Terbatas di ASEAN
"Kedua, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) melalui penyusunan kurikulum pengembangan industri 4.0 untuk memenuhi kebutuhan industri di era Revolusi Industri 4.0," jelasnya.
Jokowi bersama para pemimpin ASEAN lainnya menyambut baik rekomendasi ASEAN-BAC (Business Advisory Council) untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, dengan memperkuat kerjasama ekonomi digital.
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan kerjasama ekonomi digital ini relevan dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi pasca pandemi Covid-19, dengan berbagai upaya peningkatan fasilitas perdagangan.
"Kerjasama ekonomi digital ini untuk mempertahankan dan meningkatkan kelancaran arus perdagangan di tengah kebijakan pembatasan sosial (social-distancing) dan new normal yang masih akan terus berlanjut bahkan di masa pasca pandemi Covid-19," ujar Mendag Agus dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (28/6/2020).
Mendag mengungkapkan, pada pertemuan virtual tersebut, Indonesia menekankan tiga fokus dalam menghadapi gejolak ekonomi akibat pandemi Covid-19. Ketiga langkah tersebut yaitu, pertama, mendorong kerjasama ekonomi digital melalui pemanfaatan niaga elektronik (e-commerce) untuk meningkatkan daya saing dan operasionalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Adapun, ekonomi digital sudah menjadi realitas ekonomi saat ini sehingga pemanfaatan niaga elektronik perlu didorong guna mencapai tujuan tersebut di berbagai kondisi. Baca: Pulihkan Ekonomi, Jokowi Dorong Pembukaan Konektivitas Terbatas di ASEAN
"Kedua, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) melalui penyusunan kurikulum pengembangan industri 4.0 untuk memenuhi kebutuhan industri di era Revolusi Industri 4.0," jelasnya.
Lihat Juga :