Tambang Emas Luwu di Sulsel Masuk Tahap Kontruksi

Selasa, 15 Agustus 2017 - 10:38 WIB
Tambang Emas Luwu di...
Tambang Emas Luwu di Sulsel Masuk Tahap Kontruksi
A A A
JAKARTA - PT Masmindo Dwi Area mulai melakukan tahap konstruksi tambang emas di Luwu, Sulawesi Selatan setelah melakukan studi kelayakan sejak 2012, lalu. Guna mendukung kegiatan tahap konstruksi, Masmindo meneken nota kesepakatan (MoU) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Direktur Utama PT Masmindo Dwi Area, Boyke Abidin mengatakan, tersedianya pasokan listrik yang handal menjadi salah satu poin agar kegiatan tahap konstruksi berjalan lancar hingga memasuki tahap produksi. "PLN menyatakan kesiapannya untuk memasok kebutuhan energi listrik ke lokasi tambang emas Masmindo. Kualitas premium sebesar 30 MW pada 2019," ujarnya di Jakarta, Selas (15/8/2017).

Atas dasar itulah, lanjut Boyke berharap proses konstruksi dapat berjalan dengan lancar, dengan mendapatkan dukungan dari semua pihak, khususnya PLN. Dengan demikian tambang emas yang dikelola Masmindo dapat memberikan manfaat masyarakat dan steakholders.

Ia menambahkan, dengan disetujuinya dokumen analisa dampak lingkungan (Amdal) dan telah diterbitkannya izin lingkungan pada awal 2017. Maka tahapan kontrak karya Masmindo Dwi Area telah ditingkatkan ke tahap kontruksi. "Hal ini memungkinkan dilanjutkan pekerjaan konstruksi selama tiga tahun. Kemudian kami harapkan dapat berproduksi selama 30 tahun," tegasnya.

Lebih lanjut Ia menerangkan, kontrak karya yang dipegang Masmindo Dwi Area meliputi area seluas 14.390 hektar. Ditemukan pada 1998, proyek tambang emas Awak Mas telah memiliki sekitar 124 km pengobaran dengan lebih dari 1.000 lubang bor.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Daerah Penghasil Emas...
5 Daerah Penghasil Emas Terbesar yang Ada di Indonesia
Bisnis Jasa Pertambangan...
Bisnis Jasa Pertambangan Butuh Penguatan Jaminan Berusaha
Masyarakat Adat Kawei...
Masyarakat Adat Kawei Pertanyakan Status Izin Tambang Nikel PT KSM di Jakarta
Daftar Harta Karun yang...
Daftar Harta Karun yang Dihasilkan Freeport Selain Emas, Nomor 3 Jarang Diketahui tapi Vital
2.000 Lebih Delegasi...
2.000 Lebih Delegasi Sambut Industri Pertambangan yang Tangguh dan Berkelanjutan
Liebherr Indonesia Dukung...
Liebherr Indonesia Dukung Operasional Tambang Lebih Efisien dan Berkelanjutan
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
27 menit yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
55 menit yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
1 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
1 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
2 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved