Kemensos-Himbara Persiapkan Kartu Keluarga Sejahtera

Sabtu, 26 Agustus 2017 - 02:12 WIB
Kemensos-Himbara Persiapkan...
Kemensos-Himbara Persiapkan Kartu Keluarga Sejahtera
A A A
JAKARTA - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran direksi bank-bank anggota Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) mengunjungi Perum Percetakan Negara RI (PNRI). Aktivitas ini dimaksudkan untuk memantau kebaradaan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) menuju 10 juta penerima Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan dan Bansos Bantuan Pangan Non Tunai tahun 2018.

"Kami bersama-sama menyaksikan langsung bagaimana tahapan demi tahapan menuju 10 juta penerima bantuan sosial pada tahun 2018 betul-betul disiapkan dengan serius dan fokus," tegas Khofifah di Perum PNRI di Jakarta Pusat, Jumat (25/8/2017).

Percetakan kartu KKS oleh Perum PNRI merupakan salah satu proses penting dalam menunjang suksesnya penyaluran bantuan sosial dan bantuan pangan non tunai. Dalam melaksanakan pembuatan KKS ini Kementerian Sosial melibatkan bank-bank Himbara selaku penyalur Bansos non tunai yang terdiri atas BNI, Bank BRI, Bank Mandiri dan BTN.

Bank Himbara telah memesan kartu kepada Perum Percetakan Negara, dimana kartunya saat ini telah siap 14 juta kartu, melebihi rencana penyaluran tahun 2018 sebanyak 10 juta penerima manfaat bantuan sosial. PNRI sendiri siap menambah kapasitas produksinya sebesar 1,6 juta agar penyaluran bantuan sosial tahun 2018 bisa mencapai 15,6 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati mengungkapkan, Himbara melalui PNRI telah menyiapkan KKS hingga 14 juta kartu. Sementara untuk penyaluran 10 juta KPM, diperlukan 40.000 agen, dimana saat ini Agen Bank Himbara telah berjumlah 85.561 agen dalam berbagai bentuk, baik berupa warung sembako, e-warong (Warong Gotong Royong Elektronik), dan Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog.

Agen-agen bank ini tersebar di seluruh Indonesia. Sarana lain yang digunakan khususnya untuk penyaluran Program Keluarga Harapan berupa ATM Bank Himbara telah tersedia sekitar 60.000 ATM, outlet Bank Himbara telah tersedia sekitar 18.000 outlet dan tersebar di seluruh tanah air.

"Untuk memaksimalkan persiapan penyaluran Bansos tahun 2018, Bank Himbara terus melakukan penambahan jumlah agen bank," ungkap Adi Sulistyowati.

Selain dukungan infrastruktur Himbara, penyaluran bansos non tunai juga diperkuat dengan 2.500 e-Warong KUBE PKH yang sedang dibangun pada tahun 2017 serta jaringan 83.000 Rumah Pangan Kita milik Perum Bulog yang keduanya dapat menjadi agen bank.

Melalui Kartu KKS, lanjutnya, diharapkan Bansos dan bantuan pangan yang disalurkan non tunai dapat tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat administrasi dan bantuannya berkualitas.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Laba Bank Himbara Melesat...
Laba Bank Himbara Melesat 78,06%, Erick Thohir Sebut Buah Transformasi
Buruan Cek! Bansos Tunai...
Buruan Cek! Bansos Tunai Cair Sekaligus 2 Bulan lewat Bank Himbara
Surati Menteri BUMN,...
Surati Menteri BUMN, KKI Desak Pembatalan Biaya ATM Link
Prabowo Panggil Bos-bos...
Prabowo Panggil Bos-bos Bank BUMN ke Istana, Ada Apa?
AS Tuntut Bank Negara...
AS Tuntut Bank Negara Milik Korut
Restrukturisasi Kredit...
Restrukturisasi Kredit Bank Pelat Merah Mulai Membuahkan Hasil
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
47 menit yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
2 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
3 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
3 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
4 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
5 jam yang lalu
Infografis
Akibat Keluarga Flexing,...
Akibat Keluarga Flexing, Dua Pejabat Kemenkeu Masuk Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved