Rupiah Ditutup Berbalik Menguat ke Rp13.342/USD
Kamis, 31 Agustus 2017 - 17:27 WIB
Rupiah Ditutup Berbalik Menguat ke Rp13.342/USD
A
A
A
JAKARTA - Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan Kamis (31/8/2017) berbalik menguat 4 poin atau 0,03% ke level Rp13.342 per USD. Sebelumnya, rupiah di indeks Bloomberg pada awal hari dibuka jatuh 4 poin atau 0,03% ke level Rp13.350 per USD, dibanding penutupan kemarin di Rp13.346 per USD. Kamis ini, rupiah diperdagangkan di kisaran Rp13.340-Rp13.354 per USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah berhasil keluar dari zona merah di akhir Agustus, dengan naik 4 poin atau 0,03% ke level Rp13.340 per USD. Awal hari, rupiah dibuka melemah 3 poin atau 0,02% ke level Rp13.347 per USD, setelah kemarin ditutup di level Rp13.344. Pada hari ini, mata uang NKRI diperdagangkan di kisaran Rp13.333-Rp13.356 per USD.
Data SINDOnews yang bersumber dari Limas, hari ini mata uang NKRI ditutup di posisi Rp13.335 per USD, terapresiasi 14 poin dari pembukaan di level Rp13.349 per USD.
Menguatnya rupiah berlawanan dengan mayoritas pergerakan nilai tukar di Asia yang terpantau melemah, setelah dolar AS berotot menyusul data ekonomi AS yang optimistis. Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama hari ini terpantau menguat 0,26% atau 0,240 poin ke 92,489.
Melansir dari Reuters, Greenback memperoleh kenaikan setelah Departemen Perdagangan AS pada hari Rabu merevisi produk domestik bruto pada kuartal II 2017 tumbuh 3,0%. Selain itu, Laporan Ketenagakerjaan Nasional menunjukkan kenaikan pekerja pada Agustus sebesar 237.000 orang.
Alhasil, dolar AS pada Kamis ini menguat terhadap mata uang Jepang menjadi 110,615 yen. Ini merupakan level tertinggi dua minggu terhadap yen. Euro pun tergelincir 0,1% terhadap dolar menjadi USD1,1878 EUR, setelah sempat mencapai level tertinggi 2 1/2 tahun di USD1,2070 pada Selasa lalu.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah berhasil keluar dari zona merah di akhir Agustus, dengan naik 4 poin atau 0,03% ke level Rp13.340 per USD. Awal hari, rupiah dibuka melemah 3 poin atau 0,02% ke level Rp13.347 per USD, setelah kemarin ditutup di level Rp13.344. Pada hari ini, mata uang NKRI diperdagangkan di kisaran Rp13.333-Rp13.356 per USD.
Data SINDOnews yang bersumber dari Limas, hari ini mata uang NKRI ditutup di posisi Rp13.335 per USD, terapresiasi 14 poin dari pembukaan di level Rp13.349 per USD.
Menguatnya rupiah berlawanan dengan mayoritas pergerakan nilai tukar di Asia yang terpantau melemah, setelah dolar AS berotot menyusul data ekonomi AS yang optimistis. Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama hari ini terpantau menguat 0,26% atau 0,240 poin ke 92,489.
Melansir dari Reuters, Greenback memperoleh kenaikan setelah Departemen Perdagangan AS pada hari Rabu merevisi produk domestik bruto pada kuartal II 2017 tumbuh 3,0%. Selain itu, Laporan Ketenagakerjaan Nasional menunjukkan kenaikan pekerja pada Agustus sebesar 237.000 orang.
Alhasil, dolar AS pada Kamis ini menguat terhadap mata uang Jepang menjadi 110,615 yen. Ini merupakan level tertinggi dua minggu terhadap yen. Euro pun tergelincir 0,1% terhadap dolar menjadi USD1,1878 EUR, setelah sempat mencapai level tertinggi 2 1/2 tahun di USD1,2070 pada Selasa lalu.
(ven)