Wall Street Naik Tipis Saat Data Ketenagakerjaan Merosot

Sabtu, 02 September 2017 - 10:02 WIB
Wall Street Naik Tipis...
Wall Street Naik Tipis Saat Data Ketenagakerjaan Merosot
A A A
NEW YORK - Wall Street memperoleh sedikit tambahan, ketika laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) meredam kemungkinan kenaikan kembali suku bunga acuan alias Fed rate pada tahun ini. Sementara investor memberikan dorongan cukup besar untuk membuat saham berada dalam jalur positif.

Pertumbuhan pekerjaan AS melambat lebih dari yang diharapkan dalam Agustus, setelah dua bulan mencetak kenaikan besar dan kuat. Departemen tenaga kerja AS mengatakan pada akhir pekan kemarin, nonfarm payrolls meningkat sebesar 156.000 bulan lalu, sementara ekonom telah memperkirakan penambahan mencapai 180.000.

Sementara menurut CME FedWatch, terdapat data sebesar 39% pelaku pasar masih optimistis adanya kesempatan bagi Federal Reserve atau Bank Sentral AS untuk menaikkan suku bunga dalam pertemuan berikutnya di Desember. "Data ekonomi yang keluar tidak memberikan informasi yang dibutuhkan Fed untuk menaikkan suku bunga," ujar Chief executive officer Horizon Investment Services Chuck Carlson.

Dow Jones Industrial Average (DJI) tercatat naik 39,46 poin atau setara dengan 0,18% berakhir di level 21.987,56 dan indeks S & P 500 memperoleh tambahan 4,9 poin atau 0,20% menjadi 2.476,55. Sedangkan komposit Nasdaq meningkat mencapai 6,67 poin atau 0,1% ke posisi 6.435,33.

Pengamat pasar juga masih mencerna data ekonomi lainnya seperti pengeluaran konstruksi AS tiba-tiba jatuh pada bulan Juli, atau lebih rendah dalam sembilan bulan. Namun Institute for Supply Managament menerangkan Indeks aktivitas pabrik melambung untuk 58,8 pada bulan Agustus, menjadi tertinggi sejak April 2011.

Sektor energi dan materials memberikan dorongan terhadap sektor saham utama ketika indeks S & P 500 mendekati posisi tertinggi dan Nasdaq melanjutkan tren positif sepanjang tahun ini. Mayoritas saham produsen mobil naik setelah laporan perusahaan lebih baik dari yang diharapkan untuk penjualan Agustus.

General Motors (GM. N) naik 2,2% dan Ford Motor (F.N) memperoleh 2,9%. Terhitung 5,1 miliar saham diperdagangkan pada bursa saham AS kemarin waktu setempat, di bawah rata-rata harian 5,8 miliar dalam 20 sesi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
17 menit yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
1 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
2 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
2 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
4 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
6 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved