Perusahaan Penerbangan AS Sepakati Merger Senilai USD23 Miliar

Selasa, 05 September 2017 - 14:36 WIB
Perusahaan Penerbangan...
Perusahaan Penerbangan AS Sepakati Merger Senilai USD23 Miliar
A A A
CONNECTICUT - Perusahaan multinasional asal Amerika Serikat (AS) yakni United Technologies Corp (UTC) yang menyuplai berbagai komponen industri penerbangan telah sepakat untuk membeli produsen interior pesawat terbang, Rockwell Collins Inc senilai USD23 Miliar. Merger yang diyakini bakal menjadi salah satu transaksi terbesar dalam sejarah penerbangan itu, diperkirakan rampung tahun depan.

Seperti dilansir BBC, Selasa (5/9/2017) penggabungan tersebut diyakini berpotensi mengguncang industri dirgantara karena akan memberikan UTC kekuatan negosiasi yang lebih besar dibandingkan dengan pembuat pesawat terbang seperti Boeing dan Airbus. Kedua perusahaan belakangan disebutkan telah mendorong para pemasok komponen, termasuk UTC untuk menurunkan harga mereka.

Dengan membuat lebih banyak komponen pesawat, analis memprediksi UTC akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk menahan tekanan dari perusahaan raksasa pembuat pesawat tersebut. Berdasarkan pernyataan bersama, Kepala Eksekutif UTC Greg Hayes akan tetap sebagai CEO perusahaan gabungan tersebut. "Akuisisi ini menambahkan kemampuan luar biasa untuk bisnis kedirgantaraan kami," ungkapnya.

Dia menambahkan penggabungan juga memperkuat penawaran UTC untuk melengkapi sistem kedirgantaraan berteknologi maju. Sementara Chairman, Presiden dan CEO Rockwell Kelly Ortberg akan menjalankan bisnis baru yang dikenal sebagai Collins Aerospace yang akan merupakan kombinasi beberapa sektor bisnis. Di sisi lain sebelum mencapai kesepakatan, harus ada persetujuan dari beberapa pihak serta terkait aturan.

UTC sendiri merupakan perusahaan yang membuat mesin jet Pratt & Whitney yang menjadi andalan maskapai kelas dunia seperti Airbus, Bombardier, Embraer dan pembuat pesawat lain. Sementara Rockwell Collins merupakan pemasok utama untuk Boeing, Airbus dan lain sebagainya.

Sementara seperti dilansir Reuters, United Technologies yang berbasis di Farmington, Connecticut akan membayar USD140 per saham untuk pembelian Rockwell Collins. Menurut UTC pembayaran dibagi atas USD93,33 per tunai dan USD46,67 per unit saham.

Harga akuisisi menyiratkan total nilai transaksi mencapai sebesar USD30 miliar, termasuk utang Rockwell Collins, dan total nilai ekuitas sebesar USD23 miliar. United Tech mengatakan, pihaknya berencana mendanai akuisisi tersebut lewat penerbitan surat utang dan merogoh kas.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Klaim Pengangguran AS...
Klaim Pengangguran AS Ditaksir Capai 20 Juta Orang Imbas Corona
Ekonomi AS Diperkirakan...
Ekonomi AS Diperkirakan Mulai Pulih di Paruh Kedua 2020
Tujuh Kebijakan Ekonomi...
Tujuh Kebijakan Ekonomi yang Akan Diambil Joe Biden
Joe Biden Bicara Tentang...
Joe Biden Bicara Tentang Ekonomi AS
Ekonomi AS Panas Dingin...
Ekonomi AS Panas Dingin Diterpa Panasnya Suasana Pemilihan Presiden
Wall Street Ditutup...
Wall Street Ditutup Jatuh Terseret Pelemahan Saham Keuangan
Berita Terkini
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
1 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
1 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
3 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
5 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
7 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
8 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved