Pemerintah Diminta Hati-hati Sebelum Impor LNG

Kamis, 07 September 2017 - 15:39 WIB
Pemerintah Diminta Hati-hati...
Pemerintah Diminta Hati-hati Sebelum Impor LNG
A A A
BOGOR - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) meminta pemerintah hati-hati sebelum memutuskan untuk mengimpor gas alam cair (liquified natural gas/LNG) dari Singapura. Pemerintah dinilai perlu memperhatikan dampak kebijakan tersebut secara jangka panjang.

Division Head Corporate Communication PGN Dessy Anggia mengatakan, kebijakan impor gas perlu dilihat secara utuh. Pemerintah tidak bisa hanya karena alasan harga gas di Indonesia tidak kompetitif, lantas memutuskan untuk mengimpor gas.

"Impor memang perlu dilihat kebijakannya secara untuh. Kalau untuk kebutuhan harga doang, ada dampak lain yang harus dipertimbangkan," kata dia dalam acara Forum Diskusi Forwin di Cisarua, Bogor, Kamis (7/9/2017).

Menurutnya, pemerintah harus melihat dampak ekonomi dan ketahanan energi nasional. Selain itu, pemerintah juga harus memberikan batasan impor agar tidak tergantung pada asing. Pemerintah juga perlu memberikan proteksi terhadap industri gas dalam negeri agar tidak tergerus gas impor.

"Jadi, harus hati-hati untuk impor jangan terburu-terburu. Apabila dibilang harga murah, itu dicek dulu. Harganya murah di mana, kalau harga di landed, sampai end user berapa," ujar dia.

Sekadar informasi, perusahaan asal Singapura, Keppel Offshore & Marine menawarkan LNG dalam pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam pertemuan di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman Jakarta, pekan lalu.

Dalam pertemuan itu Luhut mengatakan, Keppel Offshore & Marine saat ini sedang mengikuti tender pengadaan LNG untuk pembangkit listrik PLN. Selain itu, rencana impor LNG dari Singapura ini merupakan buah dari hubungan politik yang baik antara kedua negara.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ultimatum Jokowi ke...
Ultimatum Jokowi ke Pertamina dan Swasta: Prioritaskan Pasokan LNG untuk Dalam Negeri
Mendesak! Indonesia...
Mendesak! Indonesia Butuh Impor LNG Guna Memenuhi Permintaan Gas Domestik
Bangun Storage LNG di...
Bangun Storage LNG di Serangan, Negara Setiap Tahun Bisa Hemat Rp8,4 Triliun
Indonesia Akan Setop...
Indonesia Akan Setop Ekspor LNG, Luhut: Tunggu Keputusan Presiden
Tiba-tiba Luhut Bilang...
Tiba-tiba Luhut Bilang Akan Setop Ekspor Gas LNG, Ada Apa?
Sidang Fakta Perkara...
Sidang Fakta Perkara Impor LNG Tegaskan Hari Karyuliarto Tidak Terlibat Keputusan yang Dipersoalkan
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
25 menit yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
40 menit yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
1 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
1 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
1 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
2 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved