Tiba-tiba Luhut Bilang Akan Setop Ekspor Gas LNG, Ada Apa?

Selasa, 30 Mei 2023 - 20:34 WIB
loading...
Tiba-tiba Luhut Bilang...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan secara tiba-tiba akan menghentikan ekspor gas alam cair atau LNG . Rencana tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri karena selama ini impor dalam junlah besar.

"Kita bertahun-tahun ekspor LNG. Padahal, sekarang kita butuh," ujar Luhut dalam peluncuran Indonesia Carbon Capture and Storage Center (ICCSC) di Jakarta, Selasa (30/5/2023).

Baca Juga: Benteng Alam Bali, Pelabuhan Benoa Tidak Boleh Jadi Terminal LNG

Luhut mengatakan studi menghentikan ekspor LNG tersebut akan segera diberikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Sudah kita siapkan laporan ke presiden mau setop ekspor LNG," tandasnya.

Luhut mengatakan penyetopan tersebut dilakukan untuk digunakan di dalam negeri untuk kebutuhan methanol, petrochemical. "Kita perlu gas. Cukup gas kita sendiri dan kita nggak perlu impor lagi," katanya.

Baca Juga: Bangun Terminal Khusus LNG di Lepas Pantai Bali, Luhut: Biaya Lebih Efisien

Terlebih lagi, dengan adanya penyetopan tersebut diharapkan dapat menekan harga gas industri yang saat ini dipatok USD6 per MMBTU. "Kita mau gunakan domestik supaya harga gas itu bisa USD6 per MMBTU," jelas Luhut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rekomendasi
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Militer Jerman akan...
Militer Jerman akan Setop Kirim Rudal Patriot ke Polandia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved