BRI Dukung Kemandirian Ekonomi Desa Migran

Selasa, 12 September 2017 - 05:20 WIB
BRI Dukung Kemandirian...
BRI Dukung Kemandirian Ekonomi Desa Migran
A A A
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berikhtiar mendukung Program Desa Migran Produktif (Desmigratif). Desmigratif yang digagas oleh 7 kementerian merupakan program yang bertujuan memberikan dukungan bagi desa yang menjadi kantong-kantong Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di berbagai wilayah di Indonesia.

"Tujuannya agar pengelolaan dana remitansi yang masuk ke desa-desa tempat TKI berasal menjadi lebih produktif," ujar Direktur Intitusion Bank BRI, Sis Apik Wijayanto dalam siaran pers, Senin (11/9/2017).

Pemerintah melalui program ini telah menyusun langkah komperhensif dengan menggandeng lembaga keuangan perbankan untuk memberikan pendidikan keuangan, pengelolaan, dan pemanfaatan dana remitansi TKI yang masuk ke Indonesia.

Menurut dia, program ini secara secara terintegrasi akan memberikan dukungan pada keluarga TKI yang ada di desa-desa agar mengelola dana remitansi agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan produktif. "Kehadiran Bank BRI dalam program ini sebagai bentuk peran aktif untuk mendukung terwujudnya kemandirian ekonomi di desa migran," tukasnya.

Dana remitansi yang dikirimkan oleh TKI dari luar negeri diharapkan dapat bermanfaat sebagai modal usaha produktif sehingga menggerakkan ekonomi pedesaaan. Pelatihan dan pendampingan melalui berbagai workshop yang akan dilaksanakan di balai-balai desa, sangat diperlukan khususnya dari lembaga keuangan perbankan dalam mempertajam kemampuan pengelolaan ekonomi mikro para penerima dana remitance di Indonesia.

Lebih lanjut Sis Apik menuturkan, perseroan akan mendorong lahirnya berbagai potensi bisnis mikro dari kerja sama ini. "Harapannya kedepan, akan banyak entitas bisnis baru sebagai embrio yang dapat meningkatkan ekonomi di pedesaan sehingga berdampak menggerakkan ekonomi nasional," pungkasnya.

Pada 2017 ini, pemerintah rencananya membentuk 120 Desmigratif, meliputi 100 desa di 50 kabupaten atau kota asal TKI dan 20 desa di 10 kabupaten atau kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sementara itu pada 2018, rencananya akan dibentuk 130 desa serta pada 2019 akan dibentuk 150 Desa Migrasi produktif.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BUMN Jadi Lokomotif...
BUMN Jadi Lokomotif Agen Pembangunan, BRI Dorong Pertumbuhan Domestik Lewat UMKM
Konsisten Dorong Kemajuan...
Konsisten Dorong Kemajuan Ekonomi Desa, BRI Raih Penghargaan dalam Puncak Hari Desa Nasional 2026
Jadi Percontohan, Desa-desa...
Jadi Percontohan, Desa-desa BRILian Bakal Dapat Pendampingan dari BRI
Mengenal Kelawi, Pemenang...
Mengenal Kelawi, Pemenang Desa BRILiaN Hijau Berkat Inovasi Berkelanjutan
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Berkelanjutan, BRI Targetkan 1.000 Desa Jadi Desa BRILian
TMMD 114 Kodim 0510/Tigaraksa...
TMMD 114 Kodim 0510/Tigaraksa Bakti untuk Negeri
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
8 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
9 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved