Kebijakan HET Beras Dinilai Picu Kelangkaan dan Pasar Gelap

Kamis, 14 September 2017 - 11:55 WIB
Kebijakan HET Beras...
Kebijakan HET Beras Dinilai Picu Kelangkaan dan Pasar Gelap
A A A
JAKARTA - Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Fajar Hirawan menilai, penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras dalam Permendag No 57/2017 berisiko tinggi. Karena akan memicu kelangkaan dan pasar gelap beras.

"Merupakan opsi kebijakan yang berjangka pendek dan mempunyai risiko tinggi. Mungkin terjadi kelangkaan, sehingga akan munculnya pasar gelap," kata dia di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Menurutnya, HET dapat menyebabkan pedagang pengumpul dan produsen beras tidak lagi mau membeli gabah dari petani. Bahkan, tidak mau menjual ke konsumen, sehingga akan terjadi kelangkaan dan semakin memperparah situasi ketahanan pangan nasional.

Parahnya lagi, lanjut dia, beras berpotensi dijual dengan harga jauh lebih mahal. Padahal, ketahanan pangan terpenuhi jika ada ketersediaan beras, keterjangkauan harga dan kualitas.

"Indonesia lebih banyak mengalami masalah dengan keterjangkauan. Inilah yang kami khawatirkan akan memunculkan pasar gelap beras dan ini berbahaya," ujarnya.

Karena itu, untuk mencapai kebijakan stabilisasi harga tepat, perlu adanya kejelasan antara kebijakan sektor hulu dan hilir. Selain itu, memastikan ketersedian stok beras, karena sangat penting untuk mencapai kebijakan stabilisasi harga beras yang efektif.

"Beberapa usulan yang disampaikan mencakup peninjauan ulang kebijakan penetapan HET dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mengutamakan kebijakan ketahanan pangan pada sektor hulu dan mempertimbangkan opsi kebijakan impor beras untuk stabilisasi harga," kata dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Beras Meroket,...
Harga Beras Meroket, Berpotensi Munculkan Kaum Miskin Baru
Jual Beras Bulog di...
Jual Beras Bulog di Atas Rp9.400 per Kg Bakal Dipidana
Harga dan Jenis Beras...
Harga dan Jenis Beras di Pasaran, dari yang Pulen hingga Pera
Waspada, Harga Beras...
Waspada, Harga Beras Diprediksi Nanjak Terus hingga Akhir Tahun
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
5 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
5 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
6 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
6 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
6 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
8 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved