Wall Street Melemah Terseret Kejatuhan Saham Teknologi

Selasa, 26 September 2017 - 08:12 WIB
Wall Street Melemah...
Wall Street Melemah Terseret Kejatuhan Saham Teknologi
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin waktu setempat berakhir melemah, seiring melemahnya sektor teknologi untuk menjadi beban untuk komposit Nasdaq. Ditambah kondisi geopolitik Korea masih membuat investor berhati-hati setelah pernyataan terakhir dari Korea Utara ke Washington menambah kekhawatiran.

Menteri luar negeri Korea Utara mengatakan bahwa Presiden Donald Trump telah mengumumkan perang terhadap negara tersebut, dan pihaknya berhak melakukan penanggulangan, termasuk melakukan penembakan bom AS, meskipun mereka tidak berada di wilayah udaranya. Komentar tersebut membuat aset safe haven, dilirik investor.

Komoditi emas tercatat naik 1% dan yen Jepang menguat 0,26% terhadap greenback di 111,71 per dolar AS. Indeks Volatilitas CBOE .VIX, ukuran kegelisahan pasar yang diikuti secara luas, mencapai level tertinggi 2 mingguan di 11,21 dan terakhir naik 0,63 poin pada level 10,22.

Tercatat Dow Jones Industrial Average .JJI turun 53,84 poin atau 0,24% menjadi 22.295,75 dan indeks S&P 500 kehilangan 5,56 poin atau 0,22% menjadi 2.496,66. Sedangkan komposit Nasdaq turun 56,33 poin atau 0,88% menjadi 6.370,59.

Saham sektor teknologi besar seperti Facebook (FB.O) turun 4,5%, Microsoft (MSFT.O) turun 1,55%, dan Apple (AAPL.O) turun 0,88%, merupakan salah satu hambatan terbesar pada indeks patokan S&P 500. Saham Apple jatuh sangat dalam di wilayah koreksi, menyusul laporan bahwa perusahaan tersebut telah memberi tahu pemasok untuk mengurangi pengiriman suku cadang untuk iPhone X yang akan datang.

Indeks S & P teknologi meluncur mencapai 1,42% untuk mencetak kinerja harian terburuk dalam 5 minggu. Indeks tetap menjadi yang terbaik melakukan dari sektor utama S & P dalam11 tahun ini. Kerugian di bidang teknologi sedikit diimbangi oleh kenaikan tajam di sektor energi, yang naik 1,47%. Sektor ini mencatat kenaikan keenam belas dalam 18 sesi terakhir. Sekira 6,42 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, jauh di atas rata-rata harian selama 20 sesi terakhir sebesar 6,02 miliar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
1 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
1 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
1 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
2 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
2 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
2 jam yang lalu
Infografis
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved