41.000 Usaha Mikro Tercover Pinjaman Amartha

Rabu, 27 September 2017 - 06:16 WIB
41.000 Usaha Mikro Tercover...
41.000 Usaha Mikro Tercover Pinjaman Amartha
A A A
BANDUNG - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) mengklaim telah menyalurkan pendanaan atau modal usaha kepada sekitar 41.000 usaha mikro di pelosok Pulau Jawa dengan outstanding Rp107 miliar. Brand Manager Amartha, Lydia Maria Kusnadi mengatakan, hingga kini perusahannya terus melakukan penetrasi untuk meningkatkan penyaluran pendanaan bagi para pelaku usaha di pedesaan.

"Kami membuka peluang kolaborasi bagi semua pihak, mendekatkan jarak antara kota dan desa sehingga semua mendapat akses dan kesempatan yang sama untuk maju, melalui konsep fintech Peer-to-Peer (P2P) Lending," ujar Lydia di Bandung, Selasa (26/9/2017).

Menurut dia, Amartha hanya memberikan pendanaan kepada perempuan pengusaha mikro pedesaan yang tidak memiliki akses perbankan. Amartha percaya perempuan mampu mendorong satu keluarga sekaligus. Bahkan, Sankalp Southeast Asia Forum 2017 menyebut, dengan mendorong perempuan maka ekonomi suatu bangsa akan meningkat. Kemudian secara signifikan akan memberi dampak positif di bidang politik, keluarga, dan komunitas.

Menurut Lydia, dengan pendanaan ringan mulai Rp3 juta, dana yang disalurkan pada target yang tepat mampu meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan hingga 41% per tahun.

Bagi hasil yang ditawarkan juga cukup menarik yaitu mencapai 17% per tahun, dengan perlindungan berlapis untuk mengurangi risiko investasi. Seperti Tanggung Renteng, Asuransi Jiwa, juga Asuransi Kredit. "Ini upaya kami mengentaskan kemiskinan," kata dia.

Kendati menyasar usaha mikro, namun nilai Non Performing Loans (NPL) Amartha berada di angka 0%. "Kami telah terdaftar dan diawasi OJK. Ini keseriusan kami dalam menjalankan misi, aktif berkomunikasi dengan OJK, bekerja sama dengan komunitas dan institusi," jelas dia.

Namun demikia, lanjut dia, perlunya kolaborasi antara masyarakat perkotaan dan perdesaan. Tujuannya agar kesenjangan pendapatan kemiskinan semakin sedikit. Menurut Lydia, potensi yang dimiliki Indonesia dengan kekuatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ternyata belum dimanfaatkan secara maksimal. Akibatnya, kesenjangan kemiskinan masih saja terjadi antara kota dan desa.

Pelaku UMKM di perdesaan, kesulitan mengembangkan usahanya akibat keterbatasan modal. Sementara, pengetahuan mereka ke bank belum cukup mengembirakan. "Tidak sedikit usaha mikro yang terpaksa gulung tikar karena kurangnya atau tidak bisa menerima akses pemodalan melalui layanan perbankan atau kredit," kata Lydia.

Melihat kondisi itu, kata dia, perlu komitmen antara masyarkat perkotaan dengan perdesaan untuk kolaborasi, kerja sama saling menguntungkan. Salah satu skema yang ditawarkan perusahaannya adalah dengan menghubungkan pemilik modal di perkotaan untuk disalurkan ke perdesaan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK dan Industri Jasa...
OJK dan Industri Jasa Keuangan Komitmen Dukung Pengembangan UMKM
Outstanding Pinjaman...
Outstanding Pinjaman Fintech Lending ke UMKM Capai Rp13,2 T
Catat, Cuma UKM Milik...
Catat, Cuma UKM Milik WNI yang Dapat Fasilitas Pembiayaan Ekspor
Genjot Pendanaan Pro...
Genjot Pendanaan Pro Produktif dan UMKM P2P Lending, OJK Siapkan Aturannya
144 Pelaku Usaha Jasa...
144 Pelaku Usaha Jasa Keuangan Kena Semprit OJK di 2025, Ada 40 Dihajar Denda
Dukung Pembiayaan Petani...
Dukung Pembiayaan Petani OJK Inisiasi KUR Berbasis Klaster
Berita Terkini
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
18 menit yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
28 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
43 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
51 menit yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
1 jam yang lalu
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
1 jam yang lalu
Infografis
Anies Perintahkan Lurah...
Anies Perintahkan Lurah Terapkan Lockdown Mikro di RT Zona Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved