OJK: Hanya 10% Masyarakat Indonesia Memiliki Asuransi

Rabu, 27 September 2017 - 22:24 WIB
OJK: Hanya 10% Masyarakat...
OJK: Hanya 10% Masyarakat Indonesia Memiliki Asuransi
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan hingga saat ini masih sedikit masyarakat Indonesia yang melek dengan asuransi. Bahkan, hanya sekitar 10% masyarakat yang telah memiliki asuransi.

Deputi Komisioner Pengawas IKNB II OJK, Muhammad Ichsanuddin mengungkapkan, literasi keuangan di Tanah Air masih sangat memprihatinkan. Oleh karena itu, hal ini harus menjadi cambuk untuk terus meningkatkan tingkat lierasi keuangan masyarakat.

"Dari survei, bahwa literasi maupun inklusi keuangan khususnya di sektor perasuransian yang masih sangat memprihatinkan menjadi cambuk kita semua. Karena penduduk Indonesia yang berasuransi hanya sekitar 10%," katanya dalam acara Indonesia Insurance Consumer Choice Awards 2017 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Dia menjelaskan, pada dasarnya ada beberapa skema yang dapat digunakan untuk mengembangkan asuransi di Tanah Air. Pertama adalah berdasarkan captive market perusahaan perasuransian.

"Tapi pada titik tertentu dia akan stagnan. Karena kalau captive tidak pandai berinovasi, ya sudah begitu-begitu saja," imbuh dia.

Selain itu, lanjut dia, ada pula yang mengembangkan perusahaan asuransinya dengan memperbanyak agen. Ichsan menambahkan, skema berikutnya adalah dengan menggabungkan antara captive market dan memperbanyak agen.

"Dia captive market tapi juga perluasan agen-agen baru. Sehingga growthnya akan mengalami pertumbuhan cukup baik," tuturnya.

Kendati persentase masyarakat yang memiliki asuransi masih minim, namun jika dilihat dari pertumbuhan industri asuransi, maka perusahaan asuransi jiwa tumbuh 30%. Bahkan, pertumbuhannya di tengah kondisi ekonomi di Indonesia belum terlalu baik.

"Mungkin karena kita sudah mulai sadar asuransi, ini perlu riset mendalam. Siapa tau ini jadi breakthrough. Begitu ekonomi kita mengalami pemulihan, kita akan panen. Jadi jangan terus menyerah. Ternyata masih ada growth," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Duh, OJK Sebut Tingkat...
Duh, OJK Sebut Tingkat Inklusi Literasi Sektor Asuransi di Indonesia Memprihatinkan
Asosiasi Pengendara...
Asosiasi Pengendara Ojol Tolak Wacana Asuransi Wajib untuk Kendaraan
OJK Kasih Izin Asuransi...
OJK Kasih Izin Asuransi Dijual Online, 6 Perusahaan Kantongi Restu
OJK Minta Industri Asuransi...
OJK Minta Industri Asuransi Berhati-hati, Ada Apa Ya?
Langgar Ketentuan, Asuransi...
Langgar Ketentuan, Asuransi WanaArtha Kena Sanksi OJK
OJK Beberkan 3 Tantangan...
OJK Beberkan 3 Tantangan Utama Industri Asuransi Tahun Depan
Berita Terkini
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
1 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
1 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
1 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
2 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
2 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved