Wall Street Bangkit di Tengah Harapan Suku Bunga Naik dan Pajak

Kamis, 28 September 2017 - 08:03 WIB
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit di Tengah Harapan Suku Bunga Naik dan Pajak
A A A
NEW YORK - Wall Street bangkit pada akhir perdagangan kemarin waktu setempat ketika sebagian saham keuangan mencetak keuntungan didukung ekspektasi kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) pada Desember, mendatang. Harapan tinggi juga menyapa investor terkait kemungkinan kebijakan Presiden Donald Trump soal pajak mengalami kemajuan.

Permintaan yang semakin meningkat begitu juga dengan modal lebih dari yang diharapkan pada bulan Agustus serta menjaga tren ekspor menjadi dasar kekuatan perekonomian. Data ditambah dengan pernyataan Gubernur The Fed Janet Yellen mendorong antisipasi kenaikan suku bunga alias Fed rate pada Desember telah mengangkat sektor keuangan.

Tercatat indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 56,39 poin atau 0,25% menjadi 22.340,71 poin. Sementara indeks S&P 500 bertambah 10,20 poin atau 0,41% menjadi 2.507,04 poin, dan indeks komposit Nasdaq melonjak 73,10 poin atau 1,15% menjadi 6.453,26 poin.

Beberapa saham yang mengelami tekanan di antaranya Nike turun 1,92 persen menjadi USD52,67 per saham, setelah raksasa kets itu mengirimkan laba kuartalan yang mengalahkan perkiraan, namun pendapatannya sedikit lebih rendah dari ekspektasi.

Membaiknya bursa saham AS terimbas pernyataan Yellen bahwa kasus untuk penyesuaian bertahap akan diperkuat dalam menghadapi ketidakpastian yang signifikan, dan bahwa Fed harus waspada untuk bergerak terlalu lambat. Di sisi ekonomi, pesanan baru AS untuk barang manufaktur tahan lama pada Agustus meningkat USD3,9 miliar atau 1,7 persen menjadi USD232,8 miliar, mengalahkan konsensus pasar, Departemen Perdagangan mengumumkan.

Indeks Penjualan Pending Home (rumah yang pengurusannya belum selesai) turun 2,6 persen dari 109,1 pada Juli menjadi 106,3 pada Agustus, melampaui perkiraan pasar, menurut National Association of Realtors (NAR).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
1 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
3 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
5 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
6 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
8 jam yang lalu
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
9 jam yang lalu
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved