IHSG Ditutup Merosot ke Level 5.841, Bursa Asia Berjatuhan

Kamis, 28 September 2017 - 16:40 WIB
IHSG Ditutup Merosot...
IHSG Ditutup Merosot ke Level 5.841, Bursa Asia Berjatuhan
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan tengah pekan hari ini, ditutup masih memerah untuk melanjutkan tren negatif sejak sesi pembukaan. IHSG berakhir turun 21,98 poin atau 0,37% ke level 5.841,05 ketika bursa Asia bergerak variatif.

IHSG pada perdagangan siang tadi tercatat kehilangan sebesar 2,92 poin atau setara dengan 0,05% ke level 5.860,10 setelah tadi pagi melemah 2,63 poin atau 0,04% ke level 5.860,40. Kemarin, IHSG berakhir terjungkal hingga 0,94 poin atau 0,02% ke level 5.863,03.

Sektor saham dalam negeri sore ini hampir semuanya bergerak dalam jalur negatif dipimpin pelemahan terdalam pada sektor aneka industri yang minus 1,19% diikuti konsumer yang jatuh 0,95%. Di sisi lain kenaikan tertinggi terjadi pada pertambangan yang meroket 2,29%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,93 triliun dengan 10,42 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp641,53 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,93 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,29 triliun. Tercatat sebesar 169 saham menguat, 164 saham melemah dan 127 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) naik Rp50 menjadi Rp4.080, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk. (MARK) melompat Rp40 menjadi Rp790 dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) bertambah Rp30 menjadi Rp2.540.

Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) turun Rp150 ke posisi Rp8.400, PT Astra International Tbk. (ASII) menyusut Rp125 menjadi Rp7.700 serta PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) melemah Rp100 menjadi Rp6.800.

Seperti dilansir CNBC, Kamis (28/9/2017) bursa saham Asia ditutup variatif pada perdagangan hari ini, ketika ekuitas AS menguat diikuti lompatan greenback terimbas rencana reformasi pajak yang diusung pemerintahan Donald Trump. Beberapa indeks Asia terlihat masih mencoba keluar dari tekanan sejak sesi pagi tadi.

Indeks Nikkei Jepang bertambah 0,47% atau 96,06 poin menjadi 20.363,11 ditopang hasil positif sektor keuangan dan manufaktur usai mencetak keuntungan. Di seberang Selat Korea indeks Kospi meningkat 0.02% untuk berdiri kokoh pada level 2,373.14.

Hasil menghijau bursa saham Korea di tengah penurunan sektor teknologi Samsung Electronics berkurang 0,81%. Sementara bursa saham Australia ASX 200 bangkit 0.11% untuk menyelesaikan sesi perdagangan pada posisi 0.11%.

Di sisi lain indeks Hang Seng, Hong Kong masih berada di bawah tekanan usai kehilangan 220,83 poin atau 0,80% ke level 27.421,60 hingga perdagangan sore. Sedangkan pada daratan China, komposit Shanghai melemah ke posisi 3.339,64 setelah turun 5.63 poin atau 0.17% dan komposit Shenzhen berkurang 0,227% berakhir di level 1.974,78.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Turun 14 Poin ke Level 6.112
Dipompa Penguatan 193...
Dipompa Penguatan 193 Saham, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.116
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menyusut Terseret Pelemahan 142 Saham
Berakhir Perkasa, Ini...
Berakhir Perkasa, Ini 9 Fakta IHSG Dalam Sepekan
IHSG Diperkirakan Bergerak...
IHSG Diperkirakan Bergerak Tertahan di Kisaran Level 5.016-5.202
Jelang Rilis Suku Bunga...
Jelang Rilis Suku Bunga Acuan BI, IHSG Belum Akan Berubah Banyak
Berita Terkini
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
19 menit yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
2 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
4 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
5 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
7 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
10 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved