Saham McDonald's Dorong Wall Street ke Jalur Hijau

Jum'at, 29 September 2017 - 08:07 WIB
Saham McDonalds Dorong...
Saham McDonald's Dorong Wall Street ke Jalur Hijau
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup naik tipis, karena Indeks S&P 500 memperoleh beberapa catatan tentang keuntungan McDonald's dan perawatan kesehatan. Sementara, investor terus berharap Presiden AS Donald Trump akan dapat membuat kemajuan dalam reformasi pajak.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (29/9/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 40,49 poin atau 0,18% ke level 22.381,2, Indeks S&P 500 menguat 3,02 poin atau 0,12% ke level 2.510,06 dan Nasdaq Composite bertambah 0,19 poin ke level 6.453,45.

Saham makanan cepat saji terbesar di dunia McDonald's (MCD.N) naik 2,23%, kenaikan persentase terbesar dalam satu hari mereka dalam lebih dari dua bulan, setelah Longbow Research menaikkan harga saham menjadi "beli".

Saham Finansial naik 0,12% dan indeks saham smallcap Russell 2000 naik 0,27% yang diperkirakan termasuk di antara penerima manfaat dari pengurangan pajak, berbalik lebih tinggi setelah perdagangan lebih rendah pada bagian awal sesi tersebut.

Namun, kenaikan tersebut diimbangi dengan ekuitas pada rekor tertinggi dan valuasi meningkat. Rasio harga ke pendapatan ke depan (P/E) pada S&P berada di 17,9 dibanding rata-rata jangka panjangnya 15,1, sementara P/E ke depan di Russell adalah 26,3 melawan rata-rata di angka 21,3.

"Sepertinya pasar tidak ingin menjual kekuatan di sini, dia ingin membeli kelemahan," kata Michael Antonelli, managing director, institusional penjualan penjualan Robert W Baird di Milwaukee.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan, proposal Trump untuk memotong tarif pajak penghasilan badan menjadi 20% "tidak dapat dinegosiasikan." Rencananya, yang meminta pemotongan pajak untuk kebanyakan orang Amerika, juga mendapat kritik karena mendukung bisnis dan kaya serta berpotensi menambahkan triliunan dolar ke defisit.

Sebuah laporan Departemen Perdagangan menunjukkan bahwa ekonomi tumbuh sedikit lebih cepat dari perkiraan sebelumnya pada kuartal kedua, namun momentum tersebut mungkin melambat pada tingkat ketiga karena adanya badai Harvey dan Irma menahan aktivitas sementara. Badai tersebut juga mendorong klaim awal untuk tunjangan pengangguran negara bagian untuk minggu ini, kata Departemen Tenaga Kerja.

"Orang-orang menunggu untuk melihat apakah ekonomi benar-benar meningkat, mereka akan menunggu lama jika mereka mengantisipasi hal itu akan meningkat secara berarti," kata Scott Wren, ahli strategi ekuitas global Wells Fargo Investment Institute.

Indeks perawatan kesehatan memimpin kenaikan pada Indeks S&P, meningkat sepertiga persen. Saham AbbVie (ABBV.N) merupakan dorongan terbesar bagi Indeks S&P meningkat 4,97% setelah mengumumkan sebuah resolusi global mengenai litigasi terkait kekayaan intelektual dengan Amgen (AMGN.O).

Saham Abbott (ABT.N) naiki 2,86% setelah A.A. FDA menyetujui perangkat pemantauan glukosa perusahaan. Perusahaan tersebut juga memenangkan persetujuan antimonopoli AS untuk membeli Alere Inc (ALR.N) dengan syarat menjual dua titik uji coba bisnis pengujian medis.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
46 menit yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
54 menit yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
59 menit yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
1 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
1 jam yang lalu
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
2 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved