Pertumbuhan Ekonomi AS Direvisi Lagi Lebih Tinggi

Jum'at, 29 September 2017 - 14:59 WIB
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi AS Direvisi Lagi Lebih Tinggi
A A A
NEW YORK - Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) pada kuartal kedua tahun 2017 direvisi lagi dengan perkiraan mencapai 3,1% atau lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya yakni sebesar 3%. Angka baru ini disampaikan oleh Departemen Perdagangan dalam rilis revisi terbaru Produk Domestik Bruto (PDB) AS.

Seperti dilansir BBC, ketika investasi swasta meningkat membuat Departemen Perdagangan merevisi kembali pertumbuhan ekonomi secara tahunan selama tiga bulan hingga akhir Juni sebesar 3,1%. Lebih tinggi dari prediksi sebelumnya 3% dan bahkan dari perkiraan awal 2,6%.

Revisi tersebut disebutkan menjadi kejutan bagi analis, yang mengharapkan ekonomi AS tumbuh tetap sama. Pembelanjaan konsumen yang tinggi membantu meningkatkan angka pertumbuhan, ditambah memang dari pengeluaran negara. Ekonomi AS saat ini tumbuh di laju tercepat dalam dua tahun.

Pengeluaran konsumsi pribadi, yang menyumbang sekitar dua pertiga dari ekonomi AS, mengalami peningkatan pada tingkat tahunan sebesar 3,3% pada kuartal kedua tahun ini, tidak berubah dari perkiraan sebelumnya. Investasi tetap non-residensial, ukuran pengeluaran korporat untuk struktur dan peralatan, meningkat pada kecepatan 6,7% pada kuartal kedua, sedikit lebih rendah dari 6,9% dalam laporan sebelumnya.

"Pertumbuhan terlihat padat di kuartal kedua, namun sebelumnya mendatar di kuartal pertama. Perbaikan ekonomi telah meluas pada kecepatan antara 2% sampai 2,5% yang dimana sudah mulai sejak 2009. Kecepatan ini di bawah ekspektasi sebelumnya, sebagian karena perubahan-perubahan demografik di AS. Terutama pertumbuhan lamban tenaga kerja dan pensiunan akan menjadi baby boomers," ujar Kepala Ekonom Gus Faucher di PNC Financial Services Group.

Belakangan investor sedang menanti perwujudan kebijakan reformasi pajak yang diusung pemerintahan Donald Trump. Ditargetkan percepatan pertumbuhan ekonomi AS tahunan menjadi lebih dari 3%, sedangkan banyak ekonom memperkirakan ekonomi AS akan terus tumbuh sekitar 2% di tahun ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Klaim Pengangguran AS...
Klaim Pengangguran AS Ditaksir Capai 20 Juta Orang Imbas Corona
Ekonomi AS Diperkirakan...
Ekonomi AS Diperkirakan Mulai Pulih di Paruh Kedua 2020
Tujuh Kebijakan Ekonomi...
Tujuh Kebijakan Ekonomi yang Akan Diambil Joe Biden
Joe Biden Bicara Tentang...
Joe Biden Bicara Tentang Ekonomi AS
Ekonomi AS Panas Dingin...
Ekonomi AS Panas Dingin Diterpa Panasnya Suasana Pemilihan Presiden
Wall Street Ditutup...
Wall Street Ditutup Jatuh Terseret Pelemahan Saham Keuangan
Berita Terkini
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
1 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
3 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
4 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
8 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
16 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
17 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved