Bank Dunia: Jakarta Tak Laku Jadi Tujuan Urbanisasi di 2030

Selasa, 03 Oktober 2017 - 15:19 WIB
Bank Dunia: Jakarta...
Bank Dunia: Jakarta Tak Laku Jadi Tujuan Urbanisasi di 2030
A A A
JAKARTA - World Bank (Bank Dunia) menyatakan, Jakarta tidak akan laku lagi sebagai tujuan urbanisasi pada 2030. Saat itu diyakini para kaum urban akan menyasar kota 'kedua' seperti Cirebon, Yogyakarta, Solo dan lainnya.

(Baca Juga: Mencari Jalan Keluar dari Kemiskinan Lewat Urbanisasi )

Lead Municipal Engineer Bank Dunia George Soraya menyampaikan, Jakarta sudah terlalu besar dari sisi penduduk dan persaingan. Sehingga, 70% kaum urban memilih kota 'kedua' dengan penghuni antara 500 ribu hingga 3 juta jiwa.

"Pada 2030, 70% kaum urban yang datang dari daerah kemiskinan akan memilih kota 'kedua' sebagai tujuan," ujarnya di Jakarta, Selasa (3/10/2017).

George mengatakan, mereka yang mengadu nasib dari desa ke kota tak selalu berujung bahagia. Banyak dari mereka justru tidak mencapai apa yang diinginkan.

Dia menjelaskan, 6 dari 10 kota besar di dunia berada di kawasan Asia Timur, kemiskinan perkotaan lebih banyak terjadi di kota-kota sekunder. Hal ini menjadi semakin penting karena hingga tahun 2010 saja, kota-kota kecil dan menengah telah mencakup seperempat dari semua kota di wilayah ini.

Kendati demikian, mereka mau tidak mau harus tetap bertahan meski harus hidup di garis kemiskinan perkotaan. Namun, tetap ada yang berhasil dan tidak semua kaum urban berasal dari latar belakang kurang mampu.

"Lakukan urbanisasi ke kota, mereka punya minat yang tinggi tapi tak semudah yang dipikirkan dan harus bertahan di kota. Ini dirasa tidak sesuai ekspektasi, tapi yang urbanisasi enggak semuanya adalah orang miskin," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
172 Juta Warga RI Hidup...
172 Juta Warga RI Hidup Susah, Kepala BPS: Perlu Bijak Memaknai Angka Bank Dunia
Awas, Kesenjangan akibat...
Awas, Kesenjangan akibat Orang Miskin Baru Tak Bisa Ditutup dengan Dana Publik
Ramalan Bank Dunia Masih...
Ramalan Bank Dunia Masih Jauh, Laju Kemiskinan Indonesia Disebut Terkendali
Bank Dunia: 172 Juta...
Bank Dunia: 172 Juta Rakyat Indonesia Hidup Susah, Kemiskinan Tertinggi Kedua di ASEAN
Mengapa Pengeluaran...
Mengapa Pengeluaran di Bawah Rp20.000 per Hari Tergolong Miskin? Ini Penjelasannya
Laporan Bank Dunia Ungkap...
Laporan Bank Dunia Ungkap Penurunan Kemiskinan Ekstrem di Indonesia
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
1 jam yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
1 jam yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
1 jam yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
1 jam yang lalu
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
2 jam yang lalu
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
2 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved