Peringkat Daya Saing Global Indonesia Naik, Jokowi Tak Puas

Selasa, 03 Oktober 2017 - 16:55 WIB
Peringkat Daya Saing...
Peringkat Daya Saing Global Indonesia Naik, Jokowi Tak Puas
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan posisi yang lebih baik lagi untuk daya saing Indonesia. Seperti diketahui catatan World Economic Forum (WEF) dalam publikasinya menempatkan peringkat daya saing Indonesia secara global (Global Competitiveness Index) 2017-2018 naik ke-36 dari 137 negara dari peringkat sebelumnya pada posisi ke 41.

(Baca Juga: Peringkat Daya Saing Global Indonesia Naik 5 Tingkat )

Lebih lanjut Ia menambahkan, Jokowi ingin agar para menterinya bekerja lebih keras lagi memperbaiki posisi daya saing Indonesia agar bisa lebih tinggi lagi karena akan berpengaruh terhadap masuknya investasi ke dalam negeri. "Presiden sudah mengetahui hasil tersebut, tapi beliau tidak puas dengan itu, dan ingin lebih lagi," tegas Sri Mulyani di Energy Building, Jakarta, Selasa (3/10/2017).

Selain itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut mengutarakan yang terpenting bukan peringkat melainkan dampak yang bisa dirasakan masyarakat seperti banyaknya lapangan kerja baru. "Dia ingin kami bekerja lebih keras lagi agar dapat hasil yang lebih dari itu. Tapi bukan hanya soal itu saja, namun bagaimana orang Indonesia bisa menikmati hasil dari kenaikan rating investasi tersebut dengan mendapatkan pekerjaan," pungkasnya.

Dalam catatan World Economic Forum (WEF), Indonesia adalah salah satu inovator teratas di antara negara berkembang. Indonesia telah memperbaiki kinerjanya di semua pilar seperti Korea. Pilar-pilar tersebut adalah institusi, infrastruktur, lingkungan makroekonomi, kesehatan dan pendidikan dasar, pendidikan yang lebih tinggi dan pelatihan, efisiensi pasar barang, efisiensi pasar tenaga kerja, perkembangan pasar uang, kesiapan teknologi, ukuran pasar, kecanggihan bisnis serta inovasi.

Meski begitu sebagai informasi, posisi Indonesia masih jauh di bawah negara-negara ASEAN lainnya walaupun mengalami kenaikan ke posisi 36. Indonesia masih kalah dari Thailand yang bertengger di posisi 32, Malaysia pada peringkat 23 atau bahkan Singapura yang termasuk tiga besar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Apresiasi Relokasi Investasi...
Apresiasi Relokasi Investasi ke RI, Jokowi Ajak Jepang Gabung Sovereign Wealth Fund
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Bersua Bos Exxon Mobil,...
Bersua Bos Exxon Mobil, Jokowi Singgung Rencana Investasi Rp232 Triliun
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
Jokowi Sebut Semua Negara...
Jokowi Sebut Semua Negara Berebut Mendapatkan Investasi
Jokowi Titip Investasi...
Jokowi Titip Investasi Besar Ditangani Gubernur Sendiri
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
9 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
10 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
10 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
11 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
12 jam yang lalu
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved