IHSG Pulang Untung 9,56 Poin ke Level 5.914
Senin, 09 Oktober 2017 - 16:38 WIB
IHSG Pulang Untung 9,56 Poin ke Level 5.914
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Senin (9/10/2017) berakhir menguat 9,56 poin atau 0,16% ke level 5,914,93.
Sebelumnya, indeks dibuka naik 1,34 poin atau 0,02% di level 5.906,71 pada pukul 08.55 WIB. Senin ini, indeks diperdagangkan di 5.902,46-5.926,38.
Mayoritas sektor saham berada di zona positif sehingga mendongkrak IHSG, dengan saham perdagangan naik 0,81%, disusul konsumer bertambah 0,69%. Sementara koreksi mendalam terjadi pada saham perkebunan -0,72%.
Dari 463 saham yang diperdagangkan, 151 naik, 138 stagnan, dan 174 tertekan. Nilai transaksi saham sebesar Rp4,51 triliun dari 6,27 miliar lot saham. Transaksi bersih asing negatif Rp264,95 miliar, dimana aksi jual asing Rp1,23 triliun berbanding aksi beli asing Rp969,35 miliar.
Sementara itu, pasar Asia ditutup menguat pada Senin ini karena investor mencerna hasil layanan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Caixin China. Melansir CNBC, data PMI Caixin/Markit yang mengukur sektor manufaktur bulan September berada di angka 50,6, lebih rendah dari data bula Agustus di angka 52,7.
Sementara itu, PMI komposit Caixin bulan September berada di angka 51,4, dibawah angka bulan Agustus yaitu 52,4. Meski demikian kedua PMI tetap berada di atas angka 50. "Hal ini mengindikasikan meski ekonomi melambat tetapi masih berpeluang ekspansi dan pertumbuhan ekonomi China tetap "sesuai target" pemerintah pada tahun ini," ujar ekonom senior China di UBS, Donna Kwok.
Alhasil, mayoritas bursa China ditutup menguat, dengan Shanghai naik 0,77% atau 25,93 poin ditutup pada posisi 3.374,87 dan Shenzhen melonjak 1,304% atau 25,93 poin, untuk berakhir di level 2.014,42. Namun Hang Seng Hong Kong ditutup turun 0,47%.
ASX 200 Australia ditutup naik 0,5% atau 28,62 poin ke posisi 5.739,3, berkat kenaikan saham emas seperti Alacer Gold sebesar 3,14% dan Kingsgate menguat 3,7%. Harga emas pada Senin ini menguat seiring rencana Korut melakukan uji coba rudal jarak jauh. Adapun pasar Jepang, Korea Selatan dan Taiwan ditutup untuk liburan publik.
Sebelumnya, indeks dibuka naik 1,34 poin atau 0,02% di level 5.906,71 pada pukul 08.55 WIB. Senin ini, indeks diperdagangkan di 5.902,46-5.926,38.
Mayoritas sektor saham berada di zona positif sehingga mendongkrak IHSG, dengan saham perdagangan naik 0,81%, disusul konsumer bertambah 0,69%. Sementara koreksi mendalam terjadi pada saham perkebunan -0,72%.
Dari 463 saham yang diperdagangkan, 151 naik, 138 stagnan, dan 174 tertekan. Nilai transaksi saham sebesar Rp4,51 triliun dari 6,27 miliar lot saham. Transaksi bersih asing negatif Rp264,95 miliar, dimana aksi jual asing Rp1,23 triliun berbanding aksi beli asing Rp969,35 miliar.
Sementara itu, pasar Asia ditutup menguat pada Senin ini karena investor mencerna hasil layanan Indeks Manajer Pembelian (PMI) Caixin China. Melansir CNBC, data PMI Caixin/Markit yang mengukur sektor manufaktur bulan September berada di angka 50,6, lebih rendah dari data bula Agustus di angka 52,7.
Sementara itu, PMI komposit Caixin bulan September berada di angka 51,4, dibawah angka bulan Agustus yaitu 52,4. Meski demikian kedua PMI tetap berada di atas angka 50. "Hal ini mengindikasikan meski ekonomi melambat tetapi masih berpeluang ekspansi dan pertumbuhan ekonomi China tetap "sesuai target" pemerintah pada tahun ini," ujar ekonom senior China di UBS, Donna Kwok.
Alhasil, mayoritas bursa China ditutup menguat, dengan Shanghai naik 0,77% atau 25,93 poin ditutup pada posisi 3.374,87 dan Shenzhen melonjak 1,304% atau 25,93 poin, untuk berakhir di level 2.014,42. Namun Hang Seng Hong Kong ditutup turun 0,47%.
ASX 200 Australia ditutup naik 0,5% atau 28,62 poin ke posisi 5.739,3, berkat kenaikan saham emas seperti Alacer Gold sebesar 3,14% dan Kingsgate menguat 3,7%. Harga emas pada Senin ini menguat seiring rencana Korut melakukan uji coba rudal jarak jauh. Adapun pasar Jepang, Korea Selatan dan Taiwan ditutup untuk liburan publik.
(ven)
Lihat Juga :