Bea Cukai Ungkap Fasilitas Pabean Bagi Pelaku Bisnis di JILSE 2017

Rabu, 11 Oktober 2017 - 19:22 WIB
Bea Cukai Ungkap Fasilitas...
Bea Cukai Ungkap Fasilitas Pabean Bagi Pelaku Bisnis di JILSE 2017
A A A
JAKARTA - Jakarta International Logistics Summit and Expo (JILSE) Forum 2017 merupakan acara logistik terbesar di Indonesia yang menampilkan pameran logistik dan transportasi untuk barang dan jasa. Dalam acara yang mempertemukan pemerintah, industri dan pelaku usaha transportasi dan rantai pasok dari dalam dan luar negeri ini, digelar dengan berbagai tema.

Pada konferensi pertama yang bertemakan 'Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai Trade Facilitator dan Industrial Assistant untuk Industri Nasional', dibahas secara umum peran dan fungsi Bea Cukai dan fasilitas-fasilitas yang dimiliki Bea Cukai dan diharapkan dapat dioptimalkan oleh pelaku bisnis.

Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai Robi Toni mengungkapkan, bahwa Bea Cukai tidak hanya bertugas melakukan pengawasan terhadap barang impor dan ekspor, namun ada fungsi lain yaitu industrial assistance dan trade facilitator yang sebenarnya telah banyak berperan dalam mendukung kemajuan industri dalam negeri di Indonesia. Namun menurutnya belum banyak diketahui masyarakat.

"Untuk itu, JILSE digunakan sebagai wadah untuk memperluas penyebaran informasi dan transfer of knowledge, secara umum tentang peran Bea Cukai sebagai trade facilitator dan industrial assistant bagi industri nasional, serta secara khusus tentang fasilitas-fasilitas yang dimiliki Bea Cukai, seperti Gudang Berikat, Pusat Logistik Berikat, Authorized Economic Operator, Mitra Utama, dan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor untuk Industri Kecil dan Menengah (KITE IKM),” jelas Robi, Rabu (11/10/2017).

Ia menambahkan, pemberian fasilitas perdagangan ini ditujukan untuk meningkatkan kelancaran arus barang dan perdagangan, menekan ekonomi biaya tinggi, menciptakan iklim perdagangan yang kondusif, dan mencegah terjadinya perdagangan ilegal. Untuk mendukung itu, Bea Cukai telah menjalin kerja sama dan komitmen dengan Kementerian dan Lembaga (K/L) lain dalam bentuk program Penertiban Impor Berisiko Tinggi (PIBT).

“Selain untuk melakukan pengawasan, PIBT juga digencarkan untuk menertibkan perilaku importir yang tidak secara benar mendeklarasikan barang yang diimpornya, maka dari itu kita tertibkan agar apa yang dibayar sesuai dengan barang yang diimpor,” ujarnya.

Sejalan dengan Robi, Kepala Subdirektorat Perencanaan Strategis dan Manajemen Transformasi Bea Cukai, Hermiyana mengungkapkan bahwa Bea Cukai juga telah menciptakan beberapa kemudahan untuk mendukung percepatan arus logistik.

“Kemudahan tersebut diantaranya ialah metode MPN G2 sebagai bentuk efisiensi pembayaran kewajiban kepabeanan dan cukai, dan prenotifikasi untuk melakukan pemberitahuan sebelum kedatangan barang,” jelas Hermiyana.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Marthin Simanungkalit mengungkapkan bahwa pihaknya juga tengah melakukan upaya untuk mendukung percepatan logistik nasional, “Jika Bea Cukai menyasar pada pemberian fasilitas, kami berupaya untuk menciptakan regulasi yang efektif dan efisien," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Berita Terkini
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
14 menit yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
44 menit yang lalu
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
1 jam yang lalu
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
2 jam yang lalu
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
2 jam yang lalu
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved