Kementerian Pertanian Ekspor Bawang Merah NTT ke Timor Leste

Kamis, 12 Oktober 2017 - 21:33 WIB
Kementerian Pertanian...
Kementerian Pertanian Ekspor Bawang Merah NTT ke Timor Leste
A A A
JAKARTA - Dalam rangka mewujudkan Nawacita pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, Kementerian Pertanian melakukan ekspor perdana bawang merah asal Nusa Tenggara Timur ke Timor Leste sebanyak 30 ton. Ekspor ini dilakukan di perbatasan Indonesia-Timor Leste yaitu di Pos Lintas Batas Motamasin, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan ekspor bawang merah ini sebagai bagian dari wujud Nawacita yaitu membangun negara dari pinggiran. Dengan ekspor ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan yang berada di wilayah perbatasan.

"Kami melakukan pendekatan dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan pertanian di wilayah perbataan dan meningkatkan kualitas pertanian sehingga dapat bersaing dengan negara-negara tetangga," kata Amran dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Kamis (12/10/2017).

Staf Ahli Menteri Pertanian bidang Infrastruktur Ani Andayani menjelaskan, bawang merah yang diekspor ini diproduksi petani Kabupaten Malaka dan Belu, NTT. Bawang merah diangkut melalui kontainer, dimana setiap kendaraan mengangkut sekira 5 ton. Di tahun 2017 ini, ekspor bawang merah direncanakan mencapai 200 ton yang dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan kebutuhan kuota dari Republik Demokratik Timor Leste.

"Pengembangan bawang merah di NTT terencana 200 hektare dari potensi lahan 3.000 sampai 4.000 hektare. Meski baru diimplementasikan beberapa bulan silam, namun produktivitasnya cukup tinggi, mencapai 16 ton per hektare," terangnya.

Dan daerah Malaka ini memiliki kelebihan dengan perolehan air yang cukup. Karena itu, sambung Ani, dengan ditambah tingginya produktivitas berdampak terhadap persentase kontribusi Malaka terhadap total produksi bawang merah di NTT, yaitu mencapai 20% alias 500 ton.

Sedangkan di tingkat nasional, kontribusi Nusa Tenggara Timur baru 0,16%. "Tapi untuk ekspor sudah banyak, 3,5 persen kontribusi untuk nasional," jelas Ani.

Indonesia sendiri sejak 2016 sudah mengekspor bawang merah. Dan di tahun 2017 ini, volumenya melonjak drastis disertai dengan kualitas yang mumpuni. Bawang merah Malaka dan Belu telah mengantongi sertifikat dari Badan Karantina Kementan, jenis organik, memenuhi standar, dan layak ekspor. Bahkan bawang merah ini disebut sebagai ikon Malaka di bidang pertanian.

Ani menambahkan, selain bawang merah, komoditas pertanian lainnya yang berpeluang ekspor dari wilayah perbatasan adalah jagung, kacang hijau, jambu mete, babi dan unggas. Khusus untuk unggas, saat ini kebutuhan unggas dan produk unggas di Timor Leste masih dipenuhi impor dari Brazil yang memakan waktu enam bulan dalam perjalanan.

Peluang ini bisa ditangkap oleh Indonesia, karena saat ini Indonesia sudah surplus untuk unggas dan produk unggas. Untuk mendorong ekspor unggas (DOC) dan produk unggas (karkas dan produk olahan unggas) ke Timor Leste, dalam rangkaian kegiatan ini juga ada penandatanganan Technical Agreement oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan dengan Direktur Jenderal Peternakan Republik Demokratik Timor Leste.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Barantan Kementan Tahan...
Barantan Kementan Tahan 36 Ton Bawang Merah Impor Ilegal
Stok Bawang Merah Dijamin...
Stok Bawang Merah Dijamin Aman, Kementan Kawal Distribusi
Mentan Pastikan Produksi...
Mentan Pastikan Produksi Bawang Merah Melimpah
Petani Food Estate Hortikultura...
Petani Food Estate Hortikultura di Humbahas Mulai Panen
Tingkatkan Produksi...
Tingkatkan Produksi Bawang Merah, GMC Jabar Dorong Inovasi Pertanian
Tanam Bawang di Food...
Tanam Bawang di Food Estate Humbahas Gagal, Komisi IV DPR Bakal Cek Lapangan
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
4 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
4 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
4 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
5 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
5 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved