Tol Laut untuk Pemerataan Ekonomi Indonesia

Rabu, 18 Oktober 2017 - 04:08 WIB
Tol Laut untuk Pemerataan...
Tol Laut untuk Pemerataan Ekonomi Indonesia
A A A
JAKARTA - Program Tol Laut terus mengalami peningkatan hingga di tahun 2017, dengan jumlah trayek menjadi 13 trayek dari awalnya yang hanya memiliki tiga. Diharapkan lewat tol laut mampu meningkatkan konektivitas antar pulau serta mewujudkan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Laut Bay M. Hasani mengatakan, dukungan Kementerian Perhubungan dalam pelaksanaan program tol laut mulai dilaksanakan sejak tanggal 4 November 2015 yang diawali dengan peluncuran 3 trayek perdana.

“Dalam kurun waktu 3 tahun perjalanannya terus mengalami peningkatan, dan pada tahun 2017 trayek tol laut bertambah menjadi 13 trayek, 7 trayek dilaksanakan oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) melalui penugasan dan 6 trayek dilaksanakan oleh perusahaan angkutan laut swasta,” ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berharap melalui Rapat Koordinasi (Rakornas) Tol Laut Tahun 2017 dapat dibahas permasalahan-permasalahan yang memberi manfaat bagi penyelenggaraan program tol laut. Menurut Bay, keberhasilan penyelenggaraan tol laut harus didukung pula dengan adanya sinergi antara Kementerian Perhubungan dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN dan Pemerintah Daerah. Salah satunya melalui program Rumah Kita.

"Rumah Kita berada di 19 lokasi dengan penanggungjawab yang berbeda-beda untuk memaksimalkan peranannya sebagai tempat untuk menampung barang-barang yang dibawa kapal tol laut dan dari daerah yang disinggahi tol laut," terang Bay.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan, PT Pelindo I bertanggung jawab untuk Rumah Kita yang berada di Nias dan Mentawai dan PT Pelindo II di Natuna dan Tahuna. Sementara, PT Pelindo III akan bertanggung jawab di Dompu, Waingapu, Rote dan Kalabahi. Lalu, PT Pelindo IV bertanggung jawab untuk Nabire, Tobelo, Sebatik, Tidore dan Sangatta/Lhoktuan.

PT Pelni juga akan bertanggung jawab untuk Rumah Kita di Morotai, Saumlaki, Manokwari dan Timika. Selain itu PT ASDP juga akan bertanggung jawab untuk Rumah Kita di Merauke dan Namlea.

"Hasil dari penyelenggaraan tol laut ini sudah mulai terasa. Sebagai contoh, kapal tol laut KM Caraka Jaya Niaga III/4 memuat 600 tabung gas ukuran 12 kg tiba di Natuna, Kepulauan Riau untuk membantu masyarakat di Natuna yang selama ini sulit memperoleh pasokan tabung gas produksi nasional, sehingga terpaksa membeli produk tabung gas dari negara tetangga," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mudik Dilarang, Kementerian...
Mudik Dilarang, Kementerian Perhubungan Siapkan Skema Pembatasan Jalan Tol
Larangan Mudik, Kemenhub:...
Larangan Mudik, Kemenhub: Tidak Ada Penutupan Jalan Nasional dan Tol
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Menhub Sebut Tol Cisumdawu...
Menhub Sebut Tol Cisumdawu Dibatasi Demi Urai Kepadatan di Cipali
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Berita Terkini
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
34 menit yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
2 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
2 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
2 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
2 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved