IHSG Berakhir Loyo Saat Bursa Saham Asia Mixed
Rabu, 18 Oktober 2017 - 16:39 WIB
IHSG Berakhir Loyo Saat Bursa Saham Asia Mixed
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup loyo atau berkurang sebesar 18,13 poin setara 0,30% ke level 5.929,20. Kondisi IHSG sore ini di tengah bursa saham Asia yang berakhir mixed.
IHSG siang tadi berbalik melemah cukup dalam hingga berkurang 20,01 poin setar 0,34% ke level 5.927,32 setelah tadi pagi dibuka bertambah 7,02 poin setara 0,12% ke level 5.954,35. IHSG kemarin berakhir turun 2,37 poin setara 0,04% ke level 5.947,33.
Sektor saham dalam negeri sore ini variatif dengan sektor aneka industri melemah terdalam sebesar 2,11% dan sektor yang menguat tertinggi yaitu perdagangan yang naik 0,94%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp9,56 triliun dengan 9,71 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,31 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp3,67 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,35 triliun. Tercatat sebesar 152 saham menguat, 208 saham melemah dan 122 saham stagnan.
Seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia ditutup mixed karena investor di kawasan tersebut menunggu Kongres Partai China untuk mendapatkan tanda-tanda arah kebijakan masa depan ekonomi terbesar kedua di dunia.
Indeks Nikkei 225 ditutup menguat untuk sesi ke 12 secara berturut-turut setelah naik 0,13% atau 26,93 poin untuk mengakhiri sesi di level 21.363,05. Eksportir utama mixed, di mana saham Mitsubishi Motor ditutup turun 1,32%, Nissan naik 0,09%, dan SoftBank Group turun 0,51%.
Di Korea Selatan, Indeks Kospi membalikkan kenaikan awal dan turun 0,06% menjadi 2.482,91 karena kenaikan yang dilakukan produsen mobil diimbangi turunnya saham teknologi blue-chip.
Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 naik tipis 0,02% menjadi 5.890,5, dengan sektor utilitas memimpin kenaikan dan naik 1,21% adn sektor telekomunikasi diperdagangkan lebih rendah.
Sementara, Shanghai Composite menguat 0,28% ke level 3.381,36 dan Shenzhen Composite kehilangan 0,396% menjadi berakhir ke level 2.000,10. Sedangkan pasar saham Singapura dan Malaysia tutup untuk liburan publik.
IHSG siang tadi berbalik melemah cukup dalam hingga berkurang 20,01 poin setar 0,34% ke level 5.927,32 setelah tadi pagi dibuka bertambah 7,02 poin setara 0,12% ke level 5.954,35. IHSG kemarin berakhir turun 2,37 poin setara 0,04% ke level 5.947,33.
Sektor saham dalam negeri sore ini variatif dengan sektor aneka industri melemah terdalam sebesar 2,11% dan sektor yang menguat tertinggi yaitu perdagangan yang naik 0,94%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp9,56 triliun dengan 9,71 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,31 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp3,67 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,35 triliun. Tercatat sebesar 152 saham menguat, 208 saham melemah dan 122 saham stagnan.
Seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia ditutup mixed karena investor di kawasan tersebut menunggu Kongres Partai China untuk mendapatkan tanda-tanda arah kebijakan masa depan ekonomi terbesar kedua di dunia.
Indeks Nikkei 225 ditutup menguat untuk sesi ke 12 secara berturut-turut setelah naik 0,13% atau 26,93 poin untuk mengakhiri sesi di level 21.363,05. Eksportir utama mixed, di mana saham Mitsubishi Motor ditutup turun 1,32%, Nissan naik 0,09%, dan SoftBank Group turun 0,51%.
Di Korea Selatan, Indeks Kospi membalikkan kenaikan awal dan turun 0,06% menjadi 2.482,91 karena kenaikan yang dilakukan produsen mobil diimbangi turunnya saham teknologi blue-chip.
Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 naik tipis 0,02% menjadi 5.890,5, dengan sektor utilitas memimpin kenaikan dan naik 1,21% adn sektor telekomunikasi diperdagangkan lebih rendah.
Sementara, Shanghai Composite menguat 0,28% ke level 3.381,36 dan Shenzhen Composite kehilangan 0,396% menjadi berakhir ke level 2.000,10. Sedangkan pasar saham Singapura dan Malaysia tutup untuk liburan publik.
(izz)
Lihat Juga :