Kemendes Rangkul APP Sinar Mas untuk Pembangunan Desa

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:20 WIB
Kemendes Rangkul APP...
Kemendes Rangkul APP Sinar Mas untuk Pembangunan Desa
A A A
JAKARTA - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menandatangani Naskah Kesepahaman Bersama (MoU) dengan Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, bertempat di Gedung Utama Kemendes PDTT Jakarta. Kedua pihak sepakat untuk bekerja sama dalam rangka akselerasi percepatan pembangunan di sejumlah desa.

MoU ini bertajuk 'Program Desa Makmur Peduli Api di Desa Daerah Tertinggal dan Kawasan Transmigrasi'. Kemendes bersama APP Sinar Mas telah memetakan lebih dari 100 desa yang akan disasar dalam kerja sama ini.

Desa-desa tersebut merupakan target dari program Kemendes PDTT sekaligus merupakan desa yang menjadi program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) yang digagas APP Sinar Mas.

Disaksikan langsung oleh Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo, Managing Director Sinar Mas G Sulistiyanto dan Saleh Husin. Penandatanganan MoU dilakukan oleh perwakilan Kemendes melalui Sekretaris Jenderal Kemendes PDDT Anwar Sanusi sebagai pihak pertama dengan Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata sebagai pihak kedua.

Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo mengapresiasi niat baik APP Sinar Mas yang turut berkontribusi dan bersinergi dengan program pemerintah yang termaktub dalam program ketiga Nawacita, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

"Keterlibatan Sinar Mas menjadi contoh bagi pelaku usaha melalui komitmennya mendukung program pemerintah untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di desa-desa. Melalui sumber daya yang dimiliki Sinar Mas, semoga dapat membantu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat desa," terang dia.

Dalam kesempatan yang sama, Managing Director Sinar Mas, G Sulistiyanto mengatakan, terdapat titik temu antara kepentingan pemerintah melalui Kemendes dengan komitmen yang dijalankan APP Sinar Mas.

"Problem utama yang dialami bangsa kita, juga di belahan dunia lain saat ini adalah kesenjangan ekonomi. Program yang dijalankan Kementerian Desa ini selaras dengan komitmen kami dalam mensejahterakan masyarakat desa di sekitar wilayah konsesi kami," ujarnya.

Salah satu point penting MoU mengenai percepatan akselerasi pertumbuhan ekonomi di desa-desa sasaran adalah melalui pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Pendirian BUMDes menurut UU Desa di antaranya bertujuan untuk meningkatkan perekonomian desa dengan mengoptimalkan aset desa agar bermanfaat untuk kesejahteraan desa, meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa, serta meningkatkan pendapatan masyarakat desa dan Pendapatan Asli Desa.

Hal tersebut sejalan dengan Program DMPA yang digulirkan APP Sinar Mas sejak akhir 2015 yang fokus dalam pemberdayaan masyarakat desa di wilayah konsesi APP yang dikombinasikan dengan upaya pelestarian lingkungan sekitar yang disertakan dengan program pencegahan kebakaran hutan.

Masyarakat diarahkan bercocok tanam tanaman pangan atau beternak untuk konsumsi sendiri atau dijual, yang difasilitasi APP Sinar Mas dari hulu ke hilir, mulai penyediaan alat, benih, pendampingan, hingga membantu memasarkan produk.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPD IMM Jakarta Siap...
DPD IMM Jakarta Siap Berkolaborasi Bangun Desa dan Daerah Tertinggal
Gelar Pra-Rakor, Kemendes...
Gelar Pra-Rakor, Kemendes PDTT Siap Tuntaskan Target RPJMN 2O2O-2O24
Mendes Beberkan Kenaikan...
Mendes Beberkan Kenaikan Status Desa-desa di Tanah Air
Rakor Transmigrasi 2024...
Rakor Transmigrasi 2024 Tuntas, Wamendes PDTT Berikan Apresiasi
Dorong Pertumbuhan Ekonomi...
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa, PT Djarum Gencar Tingkatkan Kapasitas BUMDes
Pemkab Bogor Berhasil...
Pemkab Bogor Berhasil Hapus Desa Tertinggal melalui Program Pancakarsa
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved