Wall Street Meroket, Dow Jones Cetak Rekor Tembus Level 23.000

Kamis, 19 Oktober 2017 - 07:55 WIB
Wall Street Meroket,...
Wall Street Meroket, Dow Jones Cetak Rekor Tembus Level 23.000
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup menguat dengan Indeks Dow Jones Industrial Average bertengger di atas level 23.000 untuk pertama kalinya didorong oleh lompatan saham IBM setelah mengisyaratkan kembalinya pertumbuhan pendapatan.

Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (19/10/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 160,16 poin atau 0,7%, ke level 23.157,6, Indeka S & P 500 naik 1,9 poin atau 0,07% ke level 2.561,26 dan Nasdaq Composite bertambah 0,56 poin atau 0,01% ke level 6.624,22.

Dow Jones mencapai pernah mencapai level 22.000 pada 2 Agustus, hanya 54 hari perdagangan sebelumnya dan kira-kira separuh waktu indeks tersebut bergerak dari 21.000 menjadi 22.000. Ini menandai keempat kalinya tahun ini Dow telah mencapai tonggak 1.000 poin.

"Investor ritel terus menuangkan ke pasar, dan dengan setiap judul utama tentang sebuah rekor baru, dan terutama angka bulat seperti itu, orang cenderung merasa seperti kehilangan dan Anda terlalu menyedot lebih banyak orang ke pasar," kata Ian Winer, kepala ekuitas di Wedbush Securities di Los Angeles.

"Akhirnya, satu-satunya cara Anda mencapai puncak adalah dengan membuat semua orang masuk. Dan kita semakin dekat," imbuhnya.

Investor secara global menarik USD33,7 miliar dari dana ekuitas AS selama kuartal ketiga, menurut unit riset Lipper Thomson Reuters. Dana tersebut untuk mengirim arus keluar bersih untuk setahun penuh.

Saham IBM (IBM.N), yang mengalahkan ekspektasi pendapatan, melonjak 8,9% dan menyumbang sekitar 90 poin dari 160 poin pada indeks blue-chip hari ini. Pendapatan yang solid, pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan harapan bahwa Presiden Donald Trump mungkin dapat membuat kemajuan dalam pemotongan pajak telah membantu kenaikan pasar tahun ini.

Indeks S & P 500 dan Nasdaq juga mencapai rekor tertinggi penutupan. Hari ini katalisatornya jelas IBM yang tampaknya telah berbelok di tikungan. Ini memberi Dow Jones dorongan untuk bertahan di atas level 23.000,' kata Quincy Krosby, kepala strategi pasar Prudential Financial di Newark, New Jersey.

Dow Jones sempat secara singkat melampaui puncak sepanjang masa pada Selasa namun ditutup hanya naik tipis. Indeks keuang melonjak 0,6%, dipimpin oleh saham bank yang pulih dari kerugian pasca-pendapatan baru-baru ini. Panggilan bullish oleh broker membantu mendukung saham bank tersebut.

Saham bank telah berjalan di atas hasil akhir-akhir ini, yang menghasilkan beberapa penjualan menyusul berita tersebut, kata Krosby.

Investor menunggu berita mengenai keputusan Trump mengenai posisi kursi kepemimpinan Federal Reserve. Gedung Putih mengatakan pada Rabu bahwa Trump akan mengumumkan keputusannya dalam hari-hari mendatang.

Saham Abbott (ABT.N) naik 1,3% setelah laba perusahaan mengalahkan perkiraan penjualan kuat di bisnis alat kesehatannya. Setelah penutupan, saham eBay (EBAY.O) turun 4%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
8 Mobil Terkencang 2025,...
8 Mobil Terkencang 2025, Tenaganya Tembus 2.107 HP!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved