Perbaikan Ekonomi Dunia Akan Meningkatkan Komoditas Indonesia

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 18:38 WIB
Perbaikan Ekonomi Dunia...
Perbaikan Ekonomi Dunia Akan Meningkatkan Komoditas Indonesia
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan saat ini kondisi perekonomian dunia mulai membaik. Perbaikan yang terjadi di dunia tersebut diyakini akan berdampak positif terhadap kondisi ekonomi di Indonesia.

Dalam pertemuan para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dunia di IMF-World Bank Annual Meeting di Washington DC beberapa waktu lalu, seluruh peserta sepakat bahwa momentum ekonomi dunia mulai meningkat. Bahkan, pertumbuhan ekonomi global pada tahun ini dan tahun depan akan jauh lebih baik dibanding 2016.

"Saya diundang tepat satu minggu setelah ke Washington DC. Minggu lalu, para Menkeu dan Gubernur Bank Sentral berkumpul di Washington DC untuk pertemuan tahunan IMF-World Bank. Dari meeting itu, disepakati ekonomi dunia itu momentumnya lagi meningkat. Untuk outlook 2017-2018, growthnya akan jauh lebih tinggi dibanding 2016 lalu, dari 3,2%, 3,6%, kemudian 3,8%," katanya di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Sabtu (21/10/2017).

Menurutnya, perbaikan ekonomi global ini akan berpengaruh terhadap produk-produk komoditas Indonesia yang beberapa waktu belakangan merosot, seperti batubara, sawit, dan minyak, kini mulai naik lagi. Peningkatan terhadap komoditas tersebut akan terjadi baik dari sisi volume maupun dari sisi harga.

"Untuk Indonesia sebagai negara yang masih memiliki ekspor komoditas maka komoditas yang waktu lima tahun lalu booming itu mulai mengalami peningkatan dari volume atau dari sisi pricing," imbuh dia.

Diakuinya, perbaikan yang terjadi terhadap sektor komoditas di Tanah Air tidak langsung berpengaruh terhadap masyarakat. Namun, jika ekspor komoditas membaik, maka pertumbuhan ekonomi di Tanah Air akan kembali membaik.

"Kalau ekonomi dunia peak up seperti ekspor, baik dari komoditas atau ekspor yang sifatnya bukan natural resource, maka ekonomi mulai menggelinding. Ekspor menggeliat, dan pengaruh ke dalam negeri akan mulai dirasakan," tuturnya.

Oleh sebab itu, sambung mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, pemerintah akan terus memantau pergerakan ekonomi global. Pemerintah pun akan mengambil kebijakan yang mampu menunjang kondisi perekonomian global tersebut.

"Momentum ekonomi dunia yang peak up, kita akan melakukan policy untuk menunjang itu. Apa itu infrastruktur, dari mulai jalan raya, MRT dan lainnya. Sampai infrastruktur internet yang tidak terlihat tapi dirasakan untuk semuanya. listrik, di seluruh Indonesia, kita masih punya masyarakat yang belum memiliki akses listrik," pungkas Sri Mulyani.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Chatib Basri Apresiasi...
Chatib Basri Apresiasi Kejelasan Tim Prabowo dan Sri Mulyani Soal Komitmen Defisit Fiskal di Bawah 3%
Tekanan Ekonomi Global...
Tekanan Ekonomi Global Mulai Reda, Sri Mulyani: Risiko Tetap Sama
Sri Mulyani Wanti-wanti...
Sri Mulyani Wanti-wanti Kinerja Impresif Ekonomi RI Dihantui Pelemahan Global
Sri Mulyani Sebut Kondisi...
Sri Mulyani Sebut Kondisi Ekonomi Dunia Mengalami Shock Besar
Waspada! Sri Mulyani...
Waspada! Sri Mulyani Ungkap Berbagai Ancaman Ekonomi Dunia
Sri Mulyani Akui Permasalahan...
Sri Mulyani Akui Permasalahan Ekonomi Saat Ini Cukup Ruwet
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
12 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
49 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved