Perbankan Terus Menyiapkan Uang Elektronik untuk Tol

Selasa, 24 Oktober 2017 - 02:08 WIB
Perbankan Terus Menyiapkan...
Perbankan Terus Menyiapkan Uang Elektronik untuk Tol
A A A
JAKARTA - Kewajiban penggunaan uang elektronik di ruas tol tinggal menghitung hari. Perbankan sebagai kunci utama dari operasional uang elektronik terus berbenah hingga akhir bulan ini. Direktur BCA Santoso mengatakan, pihaknya siap mendukung dengan kesiapan pengadaan kartu.

Secara total, BCA telah menyiapkan 1,5 juta kartu, sedangkan hingga akhir bulan perseroan menyiapkan 365 ribu kartu untuk mendukung hingga 31 Oktober 2017 nanti. "Kami menyiapkan agar semua gerbang siap menerima produk uang elektronik masing-masing dan juga produk BCA Flazz," ujar Santoso pada Senin (23/10/2017) di Jakarta.

Selain itu, pihaknya juga memperbanyak lokasi untuk nasabah melakukan top up, seperti dari ATM. Kemudian pihaknya menggandeng pihak lainnya sehingga merchant untuk top up semakin luas, baik secara non tunai dan tunai.

Sedangkan Senior Executive Vice President Information Technology BNI Dadang Setiabudi mengatakan, persiapan yang dilakukan BNI untuk program elektronifikasi antara lain menyiapkan blank card uang elektronik TapCash sebanyak 2 juta kartu. "Kemudian terus menambahkan titik penjualan sehingga masyarakat mudah mendapatkan kartu perdana TapCash," ujar Dadang pada Senin (23/10/2017).

Pihaknya juga menambahkan titik top up TapCash, yaitu di berbagai e-channel BNI (ATM, sms banking, mobile banking, EDC) serta bekerja sama dengan jaringan ritel AlfaMart Group dan Family Mart Group untuk transaksi top up dengan uang tunai.

Perseroan telah meningkatkan kapabilitas e-channel BNI untuk melakukan proses update balance, yang terbaru adalah TapCash Go suatu aplikasi yang memungkinkan nasabah untuk melakukan update balance dari mobile phone dengan fitur NFC. "Kami juga memastikan stabilitas sistem dan jaringan agar transaksi TapCash berjalan lancar terutama di ruas tol," ujarnya.

Anggota Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis UI Rizal Halim mengatakan pada prinsipnya, e-money merupakan bagian dari upaya mewujudkan cashless society. Salah satu penggunaan e-money adalah e-toll. "Tentunya kita sangat mendukung gerakan cashless juga elektronifikasi jalan tol dengan catatan pelaksanaannya dilakukan dengan terencana dan efisien."

Penerapaan e-toll tentunya akan membantu manajemen distribusi dan debit kendaraan di jalan tol. E-toll juga diharapkan mampu mengakselerasi kegitan dan mobilitas masyarakat. "Namun demikian, e-toll harus dapat dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat. Ada mekanisme insentif untuk merubah perilaku konsumen pengguna toll," ujar Rizal.

Di sisi lain, infrastruktur e-toll juga memadai. Satu hal yang juga dibutuhkan bahwa penggunaan gerai e-toll juga perlu mempertimbangkan gerai tunai karena diatur dalam UU Mata Uang. Setidaknya ada satu gerai tunai sehingga kebijakan ini tidak melanggar konstitusi hingga ada aturan yang merevisi UU Mata Uang tersebut.

"Kita harus bisa mendorong efisiensi dan produktivitas masyarakat melalui penerapan e-toll. Efisiensi dan produktivitas dari sisi suplai (regulator, pelaksana, bank) dan dari sisi permintaan (konsumen dan masyarakat). Titik keseimbangan perlu dijaga sehingga gerakan cashless ini dapat berjalan efektif dan dirasakan manfaatnya," ujarnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hingga Juli, Transaksi...
Hingga Juli, Transaksi E-Money Mandiri Capai Rp7,4 Triliun
Gerakan Nasional Non...
Gerakan Nasional Non Tunai
Formula E Jadi Ajang...
Formula E Jadi Ajang Gencarkan Pembayaran Non-Tunai
Tumbuhkan Bisnis Kartu...
Tumbuhkan Bisnis Kartu Kredit, Bank Harus Kreatif dan Inovatif
Layanan Digital Non-Tunai...
Layanan Digital Non-Tunai Ramaikan Grand Launching JIS
Dukung Gerakan Cashless,...
Dukung Gerakan Cashless, Home Credit Hadirkan Alat Pembayaran Non Tunai
Berita Terkini
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
1 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
1 jam yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
2 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
11 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
12 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
15 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved