Pelindo II Anggarkan Rp1 Triliun Wujudkan Pelabuhan Digital

Selasa, 24 Oktober 2017 - 16:53 WIB
Pelindo II Anggarkan...
Pelindo II Anggarkan Rp1 Triliun Wujudkan Pelabuhan Digital
A A A
BANDUNG - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II berkeinginan untuk menjadikan pelabuhan-pelabuhan yang dikelola perseroan menjadi berbasis digital (digital port). Untuk itu, perseroan menganggarkan Rp1 triliun untuk proses digitalisasi pelabuhan tersebut.

(Baca: Laba Pelindo II Kuartal III Tembus Rp1,55 Triliun )

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Masassya dalam acara Media Gathering Pelindo II di Bandung, Jawa Barat. Pihaknya ingin menjadi yang pertama menciptakan digital port di Tanah Air.

"Kami berkeinginan jadi digital port pertama di Indonesia, di mana seluruhnya sudah menggunakan IT," katanya di Bandung, Selasa (24/10/2017).

Untuk mewujudkan hal tersebut, saat ini perseroan akan mengimplementasikan non peti kemas terminal operation system (NPK TOS) di pelabuhan-pelabuhan yang dikelolanya. Saat ini, Pelabuhan Banten sudah sepenuhnya mengimplementasikan program tersebut.

(Baca: Pelindo II Ambisi Jadi Operator Pelabuhan Kelas Internasional )

"Kita buatkan aplikasinya dan sudah implementasi di Pelabuhan Banten fully electronic. Kemudian untuk yang terminal lain khususnya kontainer kita siapkan satu system. Jadi, arahnya IPC (Indonesia Port Corporation) bangun digital port," imbuh dia.

Selain itu, sambung mantan Bos BPJS Ketenagakerjaan ini, pihaknya juga membuat program auto tally yang dimaksudkan untuk menghitung jumlah kontainer yang keluar masuk pelabuhan. Selama ini, proses tersebut masih menggunakan cara manual.

"Selama ini agak manual, sekarang pakai remote system. Jadi bersifat elektronik, ini hal baru di Indonesia dan ini pertama kali," ujarnya.

Selain itu, sejak 12 cabang Pelindo II juga telah menerapkan transaksi elektronik (electronic payment). Transaksi nontunai tersebut telah diterapkan sejak September 2017.

"IPC memiliki 12 cabang, kami sudah sejak September noncash. Orang membayar transaksi tidak tunai lagi tapi electronic payment. Ini diterapkan di seluruh cabang IPC di 2017," tutur dia.

Sementara itu, Direktur Operasi dan Sistem Informasi Pelindo II Prasetyadi mengungkapkan, kebutuhan dana Rp1 triliun tersebut untuk proses digitalisasi hingga lima tahun ke depan atau 2020. Adapun, aspek yang akan ditransformasikan menjadi digital adalah dari sisi laut, terminal, dan kegiatan pendukung (supporting) lainnya.

"Mengenai kebutuhan biaya untuk digital port, selama lima tahun ke depan kita spend Rp1 triliun hingga 2020. Mulai dari sisi laut, terminal, dan supporting. Jadi, ada tiga aspek yang kami kembangkan untuk digital port," kata Prasetyadi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelindo Regional 2 Sukses...
Pelindo Regional 2 Sukses Layani 119 Ribu Penumpang di H-2 Lebaran
Operasional Tanjung...
Operasional Tanjung Priok Tetap Aman Terkendali, Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Berjalan Normal
Pelindo II Tunda IPO...
Pelindo II Tunda IPO dan Akuisisi Pelabuhan Asing
Erick Thohir Rombak...
Erick Thohir Rombak Direksi Pelindo I hingga IV, Ada Apa?
Banyak SDM Kurang Tahan...
Banyak SDM Kurang Tahan Tekanan di Dunia Kerja, Ini Penyebabnya
Bos Pelindo II Blak-blakan...
Bos Pelindo II Blak-blakan Soal Merger, Bakal Banyak PHK?
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
2 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
2 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
4 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
4 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
5 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
5 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved