AEoI Berlaku, Target Pajak 2018 Berpotensi Tercapai

Rabu, 25 Oktober 2017 - 16:40 WIB
AEoI Berlaku, Target...
AEoI Berlaku, Target Pajak 2018 Berpotensi Tercapai
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menilai target kenaikan pajak dalam APBN 2018 sebesar 10% atau Rp1.423,9 triliun cukup moderat. Angka ini lebih tinggi dibanding pengajuan awal pemerintah dalam RAPBN 2018 yang sebesar Rp1.415,2 triliun.

Angka tersebut juga lebih tinggi dibanding tahun ini yang sebesar Rp1.283,6 triliun. "Sebenarnya target 2018 sudah lebih moderat. Average kan kenaikan target sekitar 10%," kata dia di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (25/10/2017).

Prastowo mengatakan, target penerimaan negara dari sektor pajak tahun depan berpotensi tercapai. Karena, 2018 merupakan tahun keterbukaan informasi perbankan atau Automatic Exchange of Information (AEoI).

"Harusnya dengan AEoI lebih efektif tidak alasan lagi DJP enggak punya data. Berarti seharusnya bisa efektif," imbuhnya.

Namun, yang menjadi persoalan, fokus dari pemerintah dan Ditjen Pajak terlalu banyak sehingga banyak yang tidak tuntas di lapangan. Misalnya dari awal tahun, hingga saat ini banyak program yang terkesan membingungkan dan tidak efektif. Seharusnya mereka bisa fokus dengan memperjelas target pengenaan pajak.

"Saya sudah amati setiap strategi atau kebijakan yang muncul di semester II enggak pernah efektif. Misalnya PP 36/2017 itu bagus tapi karena keluarnya September itu meaningless kan untuk tahun ini. Mau ngapain? Law enforcement gimana, malah akhirnya ramai, gaduh. Kalaupun jadi duit ya tahun depan, karena dispute," tuturnya.

Maka, dari mulai saat ini harus ada strategi yang bagus. "Mau ngapain, dibikin timeline-nya, roadmap-nya, sehingga tahun depan sudah akselerasi ya. Ini harus belajar dari tiga tahun terakhir, selalu switching kebijakan di tengah tahun lewat," tutur Prastowo.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Raup Pajak Rp4,63 Triliun,...
Raup Pajak Rp4,63 Triliun, DJP Terus Jaring Pelaku Usaha Digital
Berita Terkini
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
2 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
3 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
3 jam yang lalu
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
3 jam yang lalu
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
3 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved