Kementerian PUPR Jadikan Pontianak Kota Percontohan 100% Akses Air

Jum'at, 27 Oktober 2017 - 06:06 WIB
Kementerian PUPR Jadikan...
Kementerian PUPR Jadikan Pontianak Kota Percontohan 100% Akses Air
A A A
PONTIANAK - Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menargetkan 100% akses air bersih terlayani ke masyarakat. Salah satu kota yang menjadi percontohan adalah Kota Pontianak di Provinsi Kalimantan Barat.

Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Rina Agustin mengatakan, Pontianak menjadi kota percontohan melalui program 100% akses air bersih terlayani kepada masyarakat hingga tahun 2019.

"Pontianak salah satunya masuk dalam program kami. Karena sejak 2015, program ini dimulai, akses air bersih masyarakatnya sudah 50% terlayani. Saat ini yang terlayani sudah 82% masyarakat. Harapannya, kalau progres semakin baik, kami terus memberikan stimulus," ujar dia dalam kunjungannya ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Parit Mayor di Kota Pontianak, Kamis (26/10/2017).

IPA Parit Mayor saat ini mampu memproduksi 300 liter air per detik. IPA yang dioperasikan PDAM Tirta Khatulistiwa ini bisa mengaliri hingga 21.000 pelanggan. "Saat ini yang terlayani sudah 15.000 pelanggan. Masih ada iddle capacity yang bisa ditingkatkan untuk menggaet sambungan baru. Makanya PDAM kita dorong terus," ungkap dia.

Direktur Utama PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak, Lajito mengatakan, PDAM yang dikelolanya masih membutuhkan bantuan pemerintah untuk menambah instalasi memenuhi kebutuhan pelanggannya. Dia menyebutkan, saat ini belum semua masyarakat Pontianak terlayani PDAM.

Salah satunya adalah kawasan Kampung Beting di Pontianak Timur. Diharapkan sumber air bersih melalui IPA Parit Mayor dengan sumber air dari Sungai Kapuas bisa melayani masyarakat Kampung Beting. "Kami sedang pikirkan skema-skemanya akan seperti apa. Termasuk memberikan diskon ketika pemasanagan pertama," pungkas dia.

Saat ini, PDAM Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak sudah mampu mengelola dan menghasilkan keuntungan dari air bersih. "Secara bertahap kami targetkan akses 100% hingga 2019 bisa kami capai sedikit demi sedikit. Tahun depan barangkali sudah bisa 85%, kemudian 2018 sekitar 90% dan 2019 sudah bisa mendekati 100%," pungkas Lajito.

Selain air bersih, kawasan pemukiman di daerah yang membelah Sungai Kapuas juga menjadi perhatian Direktorat Jenderal Cipta Karya. Misalnya, dengan memperbaiki infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan pemukiman. Adapun kondisi jalan lingkungan di wilayah Kampung Beting saat ini terus dibangun dengan melakukan pembetonan.

Di sisi lain, infrastruktur perumahan juga dibangun melalui pemanfaatan lahan yang layak huni di daerah Kabupaten Kubu Raya. Infrastrukturt ini difasilitasi oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR.

Wakil Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, ketersediaan lahan kosong di Pontianak hanyalah sekira 30%. Hal ini disebabkan lahan kosong di wilayah tersebut tidak terlalu banyak.

"Karena terbatas, lahan di sini sangatlah mahal," singkat dia. Saking terbatasnya, lanjut Edi, dari 30% tersebut tidak hanya untuk pemukiman saja. Ada pula yang digunakan lahan konservasi. "Itu pun masih ada lahan gambut yang digunakan untuk konservasi dan hutan lindung," tambahnya.

Dia menambahkan presentase 30% lahan tersebut selain untuk pemukiman, juga akan digunakan sebagai lahan pertanian dan konservasi. "Makanya harga di sini harga lahanya bisa naik 100%," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Menteri Basuki Optimalkan Infrastruktur Tampungan Air
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, Menteri Basuki Target Jembatan Sei Rampung 2021
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
Angka Kebocoran Air...
Angka Kebocoran Air Masih Jadi Masalah Besar PDAM di Seluruh Indonesia
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Pemulihan Jayapura dan...
Pemulihan Jayapura dan Wamena, PUPR Gandeng BUMN Karya dan Kontraktor Lokal
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
6 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
6 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
7 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
7 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved